Meuleboh, MINA – Sebagai langkah darurat mengantisipasi banjir genangan akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir di Meulabo, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Barat melakukan pengerukan muara sungai di kawasan Pantai Wisata Batee Puteh
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah, mengatakan pengerukan dilakukan di kawasan Suak Ujong Kalak, Meulaboh, agar aliran air yang selama ini tertahan di pusat kota dapat kembali lancar.
“Pengerukan muara di Suak Ujung Kalak, Pantai Batee Puteeh Meulaboh, merupakan solusi alternatif tercepat untuk mengalirkan debit air yang tertahan di pusat kota akibat guyuran hujan,” ujar Teuku Ronal di Aceh Barat, Jumat (8/5).
Ia menjelaskan, terbukanya muara sungai diharapkan mampu mempercepat aliran air menuju laut sehingga dapat mengurangi risiko genangan di wilayah permukiman warga ketika hujan deras terjadi.
Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani
Selain melakukan pengerukan, BPBD Aceh Barat juga tetap menyiagakan personel di sejumlah titik rawan banjir guna memantau perkembangan debit air sungai secara berkala.
Menurut Teuku Ronal, personel BPBD terus dikerahkan terutama di kawasan yang selama ini berpotensi terdampak luapan sungai maupun banjir genangan saat intensitas hujan meningkat.
BPBD Aceh Barat turut mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada petugas apabila terjadi kenaikan debit air yang signifikan di lingkungan masing-masing. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic