Kelompok Muslim Kanada Hentikan Sumbangan untuk Partai Liberal

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. (Foto: Global News)

Ottawa, MINA – Sebuah kelompok menghentikan sumbangan uang tunai kepada yang berkuasa karena Perdana Menteri Justin Trudeau gagal menyerukan gencatan senjata dalam perang Israel-Palestina, menurut laporan, Jumat.

Dalam suratnya kepada Partai Liberal yang diperoleh Canadian Broadcasting Corporation, organisasi tersebut mengatakan pihaknya telah berulang kali meminta Trudeau untuk secara terbuka meminta gencatan senjata, namun tidak membuahkan hasil. Organisasi tersebut menamakan dirinya Jaringan 100-GTA (Greater Toronto Area), London, Ottawa, Montreal dan menyatakan memiliki 400 anggota, Anadolu Agency melaporkan.

“Pemimpin (Trudeau) tampaknya tidak tertarik untuk benar-benar mendengarkan, tidak tertarik untuk memberikan nilai sebenarnya terhadap hukum internasional, atau benar-benar peduli terhadap anak-anak ,” tulis surat itu. “Dengan patah hati, kita harus meninggalkan Laurier Club.”

Keanggotaan Laurier Club dibatasi bagi mereka yang menyumbang lebih dari CAN$1.700 ($1.250).

Organisasi tersebut mengatakan telah menyumbangkan ratusan ribu dolar kepada Partai Liberal sejak Desember 2014.

Namun keran tersebut telah dimatikan dan aliran uang terhenti karena Trudeau, hingga saat ini, menolak mengucapkan kata gencatan senjata.

Hal yang paling mendekati dalam menegur Israel sejak perang dimulai pada tanggal 7 Oktober adalah dengan mendesak mereka untuk menggunakan “pengendalian diri maksimum”. Perdana Menteri juga mengatakan bahwa Israel mempunyai hak untuk membela diri.

Keputusan 100-GTA muncul pada saat Partai Liberal, menurut jajak pendapat publik, kehilangan dukungan terhadap Partai Konservatif yang sedang naik daun. (T/R7/P1)

 

 

Mi’raj News Agency (MINA)