Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kim Jong-un Resmikan Monumen Tentara Korut yang Gugur di Ukraina, Tegaskan Dukungan ke Rusia

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 28 April 2026 - 09:25 WIB

Selasa, 28 April 2026 - 09:25 WIB

4 Views ㅤ

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan latar belakang senjata rudal. (Gambar: X )

Pyongyang, MINA – Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un meresmikan monumen untuk menghormati pasukan negaranya yang tewas dalam perang di Ukraina, sekaligus menegaskan dukungan berkelanjutan Pyongyang terhadap Rusia dalam konflik tersebut.

Peresmian monumen berlangsung di ibu kota Pyongyang Senin (27/4) dalam sebuah upacara kenegaraan yang dihadiri pejabat tinggi militer dan delegasi Rusia. Media KCNA melaporkan.

Acara tersebut menjadi simbol penghormatan terhadap tentara Korea Utara yang gugur saat bertempur bersama pasukan Rusia melawan Ukraina.

Dalam rangkaian acara, Kim terlihat memberikan penghormatan kepada para prajurit yang gugur, termasuk meletakkan bunga dan mengikuti prosesi militer sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan mereka.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Monumen tersebut merupakan bagian dari kompleks peringatan militer yang juga mencerminkan keterlibatan Korea Utara dalam konflik internasional, khususnya perang antara Rusia dan Ukraina yang masih berlangsung hingga kini.

Sejumlah laporan menyebutkan bahwa Korea Utara telah mengirim ribuan tentaranya untuk membantu Rusia di medan perang. Korban jiwa di pihak Korea Utara dilaporkan cukup signifikan dalam pertempuran tersebut.

Dalam pidatonya, Kim menegaskan bahwa pengorbanan para tentara tersebut akan menjadi simbol keberanian dan loyalitas rakyat Korea Utara. Ia juga menilai keterlibatan tersebut sebagai bagian dari perjuangan melawan apa yang disebutnya sebagai dominasi Barat.

Momentum peresmian monumen ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan bilateral antara Korea Utara dan Rusia. Kedua negara dalam beberapa tahun terakhir diketahui semakin intens menjalin kerja sama, terutama di bidang militer dan pertahanan.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Pengamat internasional menilai langkah ini sebagai sinyal kuat bahwa aliansi strategis antara Pyongyang dan Moskow semakin menguat di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Selain itu, pembangunan monumen ini juga dinilai sebagai bagian dari strategi propaganda domestik Korea Utara, untuk meningkatkan nasionalisme dan legitimasi pemerintah di mata rakyatnya melalui narasi pengorbanan militer.

Perang di Ukraina sendiri telah menjadi konflik internasional yang melibatkan banyak kepentingan global, dengan keterlibatan tidak langsung maupun langsung dari berbagai negara, termasuk dukungan militer dan logistik. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Asia
Internasional
Asia