Moskow, MINA – Rusia memasukkan nama Conor Kennedy, putra Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (AS) Robert F. Kennedy Jr., ke dalam daftar pencarian internasional. Langkah tersebut berkaitan dengan tuduhan bahwa Conor pernah bergabung sebagai sukarelawan dan bertempur bersama pasukan Ukraina dalam perang melawan Rusia pada 2022.
Conor, yang kini berusia 32 tahun, sebelumnya secara terbuka mengungkap bahwa dirinya diam-diam pergi ke Ukraina dan bergabung dengan International Legion.
Ia mengatakan keputusan itu diambil setelah tergerak oleh kondisi Ukraina akibat invasi Rusia. Ia kemudian bertugas di wilayah front timur laut Ukraina sebelum kembali ke Amerika Serikat.
Pengadilan Distrik Basmanny di Moskow pada 12 Agustus 2026 memerintahkan penangkapan Conor secara in absentia. Media Rusia TASS melaporkan, Jumat (21/8).
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Rusia menuduhnya terlibat sebagai tentara bayaran dalam konflik bersenjata, berdasarkan Pasal 353 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Rusia. Jika tertangkap dan dinyatakan bersalah, ia dapat menghadapi hukuman penjara antara tujuh hingga 10 tahun.
Tuduhan tersebut berkaitan dengan keterlibatan Conor dalam International Legion pada 2022. Dalam pengakuannya saat itu, ia menyebut tidak memiliki pengalaman militer sebelumnya, tetapi tetap memutuskan bergabung dan ditempatkan di garis depan.
Ia bahkan merahasiakan keberangkatannya dari sebagian besar anggota keluarganya untuk menghindari perlakuan khusus.
Keputusan pengadilan Rusia tersebut kemudian diperkuat setelah upaya hukum dari pihak Conor tidak mengubah keputusan penangkapan.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Proses persidangan berlangsung tertutup. Rusia juga telah menempatkan sejumlah warga negara asing lain yang pernah bergabung dengan pasukan Ukraina dalam daftar pencarian terkait tuduhan serupa.
Conor merupakan anggota keluarga Kennedy yang dikenal luas di Amerika Serikat. Selain putra pejabat tinggi pemerintahan AS, ia merupakan cucu mantan Jaksa Agung AS Robert F. Kennedy dan keponakan jauh Presiden AS John F. Kennedy.
Kasus ini menambah dimensi politik dan hukum pada keterlibatan warga asing dalam perang Rusia-Ukraina, sementara keberadaan Conor saat ini berada di luar jangkauan hukum Rusia. []
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic