Ramallah, MINA – Dua perempuan Palestina, Basmala Saad dan Israa Houji, dilaporkan menderita penyakit kudis di Penjara Damon, Israel. Kondisi kesehatan keduanya memburuk di tengah tingginya kelembapan sel dan minimnya perlengkapan kebersihan.
Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina menyampaikan laporan tersebut pada Rabu (14/10), berdasarkan kesaksian yang disampaikan kedua tahanan kepada pengacara mereka.
Basmala Saad, 20 tahun, yang ditahan sejak 13 Maret, mengalami lecet dan pembengkakan pada kaki. Obat yang diberikan kepadanya dilaporkan tidak memberikan kelegaan.
Menurut komisi tersebut, Saad telah menjalani isolasi sejak diserang dalam penggerebekan di selnya pada 7 Oktober.
Baca Juga: Serangan Zionis Israel di Gaza Tewaskan Lima Warga Palestina
Sementara itu, Israa Houji, 31 tahun, juga mengalami gatal parah pada kaki yang semakin memburuk pada malam hari hingga mengganggu tidurnya. Ia telah ditahan sejak 27 Februari.
Kedua tahanan juga melaporkan bahwa penggunaan gas air mata dan granat kejut selama penggerebekan sel, serta makanan yang buruk dan tidak mencukupi, turut memperburuk kondisi kesehatan mereka.
Laporan tersebut menyoroti kondisi kesehatan dan kebersihan yang dihadapi kedua tahanan perempuan Palestina di Penjara Damon, termasuk keterbatasan akses terhadap kebutuhan dasar yang mereka perlukan.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Puluhan Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Al-Aqsa di Bawah Pengawalan Polisi
















Mina Indonesia
Mina Arabic