Jakarta, MINA – Kualitas udara di wilayah DKI Jakarta pada Kamis (22/1) menunjukkan perbaikan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Berdasarkan data terbaru indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI⁺ US), tingkat polusi udara di Ibu Kota tercatat menurun dari angka 131 menjadi 89.
Penurunan tersebut menandai perubahan status kualitas udara Jakarta dari kategori “Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif” menjadi “Sedang”. Dengan kondisi ini, udara Jakarta relatif lebih aman untuk aktivitas luar ruang, meskipun masih perlu kewaspadaan khusus bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lanjut usia, serta penderita gangguan pernapasan.
Pengamat lingkungan menilai tren positif ini sebagai perkembangan yang patut diapresiasi, mengingat dalam beberapa waktu terakhir Jakarta kerap masuk dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk. Namun demikian, perbaikan ini dinilai masih rapuh dan memerlukan upaya berkelanjutan agar tidak kembali memburuk.
Sejumlah faktor diduga berkontribusi terhadap membaiknya kualitas udara, antara lain berkurangnya aktivitas kendaraan bermotor, kondisi cuaca yang mendukung, serta peningkatan kesadaran sebagian masyarakat terhadap isu lingkungan. Meski demikian, para pegiat lingkungan mengingatkan agar upaya menjaga kualitas udara tidak berhenti pada kondisi saat ini.
Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar
“Penurunan ini harus dijaga dan ditingkatkan. Perlu sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesadaran masyarakat,” ujar seorang aktivis lingkungan saat diwawancarai secara terpisah.
Ia menekankan pentingnya langkah konkret seperti tidak membakar sampah, membatasi penggunaan kendaraan pribadi, serta memperbanyak ruang terbuka hijau di kawasan permukiman. Menurutnya, kualitas udara yang sehat merupakan hak dasar warga kota yang harus dijaga secara bersama-sama.
Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kebijakan pengendalian polusi udara, termasuk pengawasan emisi kendaraan dan industri, agar tren perbaikan kualitas udara di Jakarta dapat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo
















Mina Indonesia
Mina Arabic