Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat bagi Kelompok Sensitif, Warga Diimbau Gunakan Masker

Mujiburrahman Editor : Rudi Hendrik - Senin, 30 Maret 2026 - 08:06 WIB

Senin, 30 Maret 2026 - 08:06 WIB

15 Views ㅤ

Kualitas Udara di Jakarta dalam Sepekan Terakhir Terus Menunjukkan Tren Perbaikan
Udara Jakarta hari ini (foto : x)

Jakarta, MINA – Kualitas udara di Kota Jakarta pada Senin (30/3) pagi tercatat berada pada kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Kondisi ini mendorong masyarakat rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru untuk lebih waspada saat beraktivitas di luar rumah.

Berdasarkan data dari IQAir yang diperbarui pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada di angka 145. Sementara itu, konsentrasi partikel halus PM2,5 tercatat mencapai 52 mikrogram per meter kubik.

Angka tersebut sekitar 10,4 kali lebih tinggi dibandingkan ambang batas panduan kualitas udara tahunan yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO).

PM2,5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, kurang dari 2,5 mikron, yang umumnya berasal dari debu, asap, dan jelaga. Partikel ini dapat dengan mudah terhirup dan masuk ke dalam saluran pernapasan, sehingga berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius dalam jangka panjang, termasuk meningkatkan risiko kematian dini, khususnya bagi penderita penyakit kronis pada jantung dan paru-paru.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Seiring dengan kondisi tersebut, masyarakat yang termasuk dalam kelompok sensitif diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Selain itu, warga juga disarankan menutup jendela untuk mencegah masuknya udara tercemar ke dalam rumah, serta menggunakan alat penyaring udara guna menjaga kualitas udara di dalam ruangan tetap aman.

Pemerintah dan pihak terkait diharapkan terus melakukan upaya pengendalian pencemaran udara guna melindungi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah perkotaan dengan tingkat polusi tinggi seperti Jakarta. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia