Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Kondisi Perang, Lebih dari 1.700 Bayi Lahir di Gaza

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Senin, 8 Juni 2026 - 23:29 WIB

Senin, 8 Juni 2026 - 23:29 WIB

70 Views

Ilustrasi: Bayi-bayi yang lahir prematur di Rumah Sakit Al Syifa, Kota Gaza. (Foto: dok. AA)

Gaza, MINA – Meski dilanda perang dan krisis kemanusiaan, proses kelahiran di Jalur Gaza tak berhenti. Otoritas Sipil Gaza melaporkan bahwa selama bulan Mei, tercatat 1.701 bayi baru lahir.

Angka itu dirilis Kementerian Dalam Negeri Gaza pada Senin (8/6). Dari jumlah tersebut, 919 bayi berjenis kelamin laki-laki (54 persen), sementara 782 lainnya adalah perempuan (46 persen).

Jika dirinci per wilayah, Gaza Governorate menjadi daerah dengan kelahiran tertinggi, yakni 635 bayi. Disusul Khan Yunis dengan 286 bayi, Gaza Utara 282 bayi, Governorate Tengah 273 bayi, dan Rafah 225 bayi.

Selain kelahiran, otoritas setempat juga mencatat 159 kematian sepanjang Mei. Sebanyak 115 di antaranya laki-laki (72,3 persen) dan 44 lainnya perempuan (27,7 persen).

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Para petugas pencatatan sipil mengakui, angka-angka ini menunjukkan bahwa kehidupan tetap berjalan meski di tengah puing-puing perang. Kondisi kemanusiaan yang parah dan dampak konflik yang masih terasa menjadi latar dari setiap proses kelahiran dan kematian yang mereka catat.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda