New York, MINA – Ratusan pasukan AS telah ditarik dari Pangkalan Udara Al Udeid di Qatar, demikian dilaporkan The New York Times (NYT) pada Jumat (20/2), mengutip sumber anonim Pentagon.
Laporan tersebut juga mengatakan, pasukan telah dievakuasi dari Bahrain, tempat Armada ke-5 Angkatan Laut AS bermarkas.
Pasukan Amerika tetap ditempatkan di pangkalan-pangkalan di Irak, Suriah, Kuwait, Arab Saudi, Yordania, dan Uni Emirat Arab. Anadolu melaporkan.
Penarikan ini ditafsirkan sebagai tindakan pencegahan di tengah meningkatnya ketegangan tentang kemungkinan serangan AS terhadap Iran, dengan Teheran diperkirakan akan merespons dengan menyerang pasukan Amerika di wilayah tersebut.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Komando Pusat militer AS tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Dalam surat yang dikirimkan pada Kamis (19/2) kepada Sekretaris Jenderal PBB, kepala misi Iran untuk PBB mengatakan bahwa jika Iran diserang, maka “semua pangkalan, fasilitas, dan aset pasukan musuh di kawasan itu akan menjadi sasaran yang sah.”
“Amerika Serikat akan memikul tanggung jawab penuh dan langsung atas segala konsekuensi yang tidak terduga dan tidak terkendali,” kata surat tersebut.
Al Udeid adalah pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah, yang menampung 10.000 tentara. []
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic