Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PBB: 1,7 Juta Warga Gaza di Pengungsian dengan Kondisi Sangat Memprihatinkan

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:14 WIB

23 Views

Ilustrasi: Kondisi kamp pengungsi di Jalur Gaza. (Quds Press)

Gaza, MINA – Peringatan keras datang dari PBB, hampir 1,7 juta warga Palestina di Gaza atau sekitar 80 persen dari total populasi kini hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan di sekitar 1.600 lokasi pengungsian. Mereka kekurangan air bersih, tempat tinggal layak, dan akses ke layanan dasar.

Juru bicara PBB, Stephane Dujarric mengutip data dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menyampaikan pada konferensi pers, Selasa (23/6)), warga sipil di Gaza terus menjadi korban tembakan, pemboman, dan serangan udara yang masih berlangsung.

Dujarric juga menceritakan kabar duka dari UNICEF bahwa deorang gadis remaja berusia 17 tahun, yang merupakan Duta Muda UNICEF, tewas dalam perjalanan menuju ujian akhir SMA-nya.

“Warga sipil, terutama anak-anak, harus selalu dilindungi,” tegas Dujarric.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Dari penilaian terbaru di lokasi pengungsian, ditemukan fakta yang mencengangkan. Setidaknya 59.000 tempat penampungan dihuni lebih dari delapan orang per unit. Bahkan, sekitar 38.500 orang terpaksa tidur di ruang terbuka tanpa perlindungan apa pun. Sekitar 600.000 orang tidak punya akses yang cukup ke air minum.

Tidak hanya itu, setengah dari lokasi pengungsian tidak punya sistem drainase yang layak dan hampir separuhnya rawan kebakaran. Infestasi tikus ditemukan di 80 persen lokasi, dan lebih dari separuhnya dikelilingi limbah terbuka serta tumpukan sampah.

Di hampir 250 lokasi, yang menampung sekitar 250.000 orang, dilaporkan ada insiden yang melibatkan bom atau benda peledak yang belum meledak.

Sejak gencatan senjata berlaku pada 10 Oktober 2025, serangan Israel telah menewaskan setidaknya 1.027 warga Palestina dan melukai 3.280 lainnya. Gencatan senjata ini baru tercapai setelah dua tahun perang genosida yang dilancarkan Israel sejak Oktober 2023.

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Perang genosida itu telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 orang, serta menghancurkan sekitar 90 persen infrastruktur sipil Gaza. PBB memperkirakan biaya rekonstruksi mencapai sekitar 70 miliar dolar AS.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Palestina
Palestina