Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PBB: Kontrol Israel di Gaza Hambat Bantuan Kemanusiaan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 2 Juli 2026 - 21:01 WIB

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:01 WIB

21 Views ㅤ

Jubir PBB Stephane Dujarric (foto: Tiktok)

Jenewa, MINA – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperingatkan bahwa semakin luasnya wilayah Jalur Gaza yang berada di bawah kendali militer Israel telah meningkatkan risiko terhadap warga sipil sekaligus memperburuk akses penyaluran bantuan kemanusiaan.

PBB menilai situasi tersebut membuat kondisi kemanusiaan di Gaza semakin kritis di tengah berlanjutnya konflik. Al-Jazeera melaporkan, Kamis (2/7).

Juru Bicara PBB, Stephane Dujarric mengatakan warga Palestina kini terdesak ke wilayah yang semakin sempit dengan tingkat keamanan yang terus memburuk.

Menurutnya, meningkatnya kekerasan dan terbatasnya akses terhadap layanan dasar juga menghambat operasi kemanusiaan yang dijalankan badan-badan PBB bersama organisasi kemanusiaan di lapangan.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

PBB bersama Tim Kemanusiaan di Wilayah Palestina yang Diduduki menyerukan perlindungan terhadap warga sipil, termasuk di sepanjang kawasan yang dikenal sebagai “garis kuning” (yellow line).

Kantor HAM PBB telah memverifikasi sedikitnya 196 warga Palestina, termasuk 18 perempuan dan 43 anak-anak, tewas dalam serangan di sekitar area penempatan pasukan Israel antara Oktober hingga April.

Banyak korban dilaporkan berada di wilayah yang tidak memiliki batas yang jelas sehingga meningkatkan risiko bagi penduduk sipil.

Selain di Gaza, PBB juga menyoroti memburuknya situasi di Yerusalem Timur. Sejak awal 2026, sekitar 360 warga Palestina dilaporkan mengungsi akibat penggusuran dan penghancuran bangunan, sementara lebih dari 150 bangunan telah diratakan.

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Kondisi tersebut memperparah krisis kemanusiaan dan kebutuhan akan tempat tinggal bagi warga Palestina di wilayah pendudukan.

Peringatan PBB muncul ketika berbagai lembaga kemanusiaan internasional terus melaporkan kesulitan menyalurkan bantuan ke Gaza akibat pembatasan akses dan kondisi keamanan yang tidak menentu.

Terhambatnya distribusi pangan, obat-obatan, air bersih, dan bahan bakar dikhawatirkan akan memperburuk ancaman kelaparan serta keruntuhan layanan kesehatan bagi lebih dari dua juta penduduk Gaza yang sebagian besar bergantung pada bantuan kemanusiaan.

PBB kembali mendesak semua pihak untuk mematuhi hukum humaniter internasional dengan memberikan perlindungan kepada warga sipil dan menjamin akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.

Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza

Organisasi dunia itu menegaskan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat Gaza tidak dapat dipenuhi tanpa adanya akses kemanusiaan yang aman, berkelanjutan, dan bebas dari gangguan akibat operasi militer. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Rekomendasi untuk Anda