Jakarta, MINA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI secara resmi meluncurkan program BAZNAS Microfinance Majelis Taklim (BMMT) bersama Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat. Program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi umat melalui tangan-tangan kreatif perempuan di majelis taklim.
Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan, peluncuran ini merupakan manifestasi dari visi besar BAZNAS dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk memberdayakan masyarakat kecil yang kesulitan mengakses permodalan.
“Ini merupakan ikhtiar baru untuk memberikan akses modal berbasis syariat guna menjauhkan umat dari praktik-praktik yang menjerat ekonomi mereka melalui pinjaman yang tidak sesuai dengan syariat,” ujar Zainut, dalam keterangannya yang dikutip MINA, Jumat (1/5).
Zainut menjelaskan, selama ini banyak masyarakat kecil yang kesulitan mengakses permodalan sehingga kerap terjerat pinjaman online maupun rentenir. Karena itu BAZNAS hadir menyediakan modal yang berkeadilan dan tanpa bunga.
Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan
Sementara itu, Deputi II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS RI, M. Imdadun Rahmat, menjelaskan bahwa saat ini sudah terbentuk 32 unit BMMT yang tersebar di seluruh Indonesia. Program ini berkolaborasi dengan Muslimat NU, Aisyiyah, dan Fatayat NU.
“Sejauh ini, BMMT telah melayani 1.309 penerima manfaat yang tersebar di 23 provinsi dan 28 kabupaten/kota. Total pembiayaan yang telah disalurkan mencapai Rp3.195.995.000,” ungkap Imdadun.
Wakil Ketua PP Muslimat NU Romlah Widayati menyampaikan bahwa Muslimat NU memiliki hampir 70.000 anggota yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan bantuan modal usaha ini, kegiatan di Majelis Taklim tidak hanya terfokus pada pengajian dan ilmu agama saja, tetapi mampu memberdayakan ekonomi keluarga.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic