Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo: Indonesia Siap Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza Bulan Depan

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 20 Februari 2026 - 09:36 WIB

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:36 WIB

8 Views ㅤ

Presiden Indonesia Prabowo Subianto (foto: dok MINA)

Washington, MINA – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen tinggi Indonesia terhadap perdamaian Palestina melalui keputusannya memastikan pengiriman pasukan penjaga perdamaian ke Gaza, Palestina.

Dalam pertemuan perdana Board of Peace (BoP) di Washington, Kamis (19/2) Prabowo menyatakan Indonesia akan memberangkatkan sekitar 8.000 prajurit TNI untuk bertugas bersama Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) dalam waktu satu sampai dua bulan ke depan.

Pernyataan Prabowo disampaikan usai mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi BoP yang dipimpin oleh Presiden Donald Trump. Indonesia akan menjadi bagian dari pasukan multinasional yang bertugas membantu stabilisasi dan pemulihan situasi pascakonflik di Jalur Gaza.

Menurut Prabowo, rencana pengiriman pasukan akan diawali dengan tim advance yang akan lebih dulu berangkat untuk memetakan wilayah serta menilai kondisi risiko operasional di lapangan.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Langkah awal ini dianggap penting demi memastikan keamanan dan efektivitas tugas kontingen TNI bersama ISF nantinya.

Selain komitmen jumlah personel, Indonesia juga dipercaya memegang posisi strategis dalam struktur komando pasukan perdamaian tersebut.

Prabowo menyebut bahwa pihak penyelenggara meminta Indonesia untuk menjabat Wakil Komandan ISF, sehingga peran Indonesia bukan sekadar menghadirkan pasukan tetapi juga berada dalam pengambilan keputusan tingkat tinggi.

Kesiapan Indonesia ini disambut dengan harapan kuat akan membantu menjaga momentum gencatan senjata yang telah tercapai di Gaza, serta mendukung proses stabilisasi yang lebih luas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Hal ini menjadi bentuk nyata kontribusi negara dalam menciptakan kondisi aman dan mendukung kelangsungan hidup warga sipil pascakonflik.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa pengiriman pasukan Indonesia akan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan profesionalisme, memastikan tugas perdamaian dilaksanakan secara efektif bersama negara-negara lain yang tergabung dalam ISF guna mendukung kesejahteraan masyarakat Gaza.

Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) merupakan gugus tugas militer dan keamanan yang dibentuk oleh Board of Peace untuk mendukung stabilisasi, perlindungan warga sipil, serta pemulihan kondisi pascakonflik di Gaza.

ISF direncanakan akan menempatkan ribuan pasukan dari berbagai negara peserta BoP, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang aman bagi bantuan kemanusiaan dan proses rekonstruksi di Palestina.  []

Baca Juga: Sejak Agustus, 290.000 Warga Yaman Mengungsi Akibat Konflik

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Indonesia
Raja Yordania Abdullah II ibn Al Hussein dan Presiden RI Prabowo Subianto (foto: BPMI Setpres)
Dunia Islam
Menlu RI Sugiono (foto: Kemlu RI)
Indonesia