Proyek LRT Jakarta Fase 1B Rute Velodrome – Manggarai Masuk Tahap Pengeboran Pondasi

Titik lokasi P05 pengeboran pondasi (bore pile) pertama yang terletak di median jalan Pemuda.(Foto: Istimewa)

Jakarta, MINA – Pengeboran pondasi (bore pile) tengah berproses pada proyek Jakarta Fase 1B, Rute Velodrome – Manggarai, tepatnya di titik P05 yang berlokasi di median Jalan Pemuda, Rawamangun.

Direktur Utama PT Iwan Takwin,  menyampaikan, pekerjaan pengeboran pondasi ini telah melalui beberapa tahapan dalam fase desain dan telah melewati pekerjaan persiapan lahan yang antara lain mencakup pemagaran, relokasi utilitas, uji tanah/soil test, dan pemindahan pohon.

“Proses pekerjaan Bore Pile hari ini menjadi salah satu milestone penting bagi pembangunan LRTJ Fase 1B, kami optimis trial run sampai dengan Stasiun Rawamangun dapat terlaksana di bulan September 2024. Secara keseluruhan, progres ini masih sesuai dengan timeline yang direncanakan,” jelas Iwan dalam keterangan tertulis diterima MINA, Senin (11/12).

Pekerjaan pengeboran pondasi ini menjadi titik awal bagi Proyek LRT Jakarta Fase 1B yang telah menyelenggarakan Prosesi Ground Breaking pada 30 Oktober lalu.

Sebagai tahapan pekerjaan struktur jalur layang, maka setelah pekerjaan bore pile ini, tahapan selanjutnya adalah pekerjaan tiang jembatan/pier, gelagar jembatan/girder, serta jalur rel/track berikut instalasi railway system yang secara keseluruhan akan dikerjakan oleh kontraktor utama yaitu KSO Waskita Karya – Nindya Karya – Len Railway System.

Proyek LRT Jakarta Fase 1B diproyeksikan akan berlangsung selama 36 bulan, dengan target pertama yakni dapat dilakukannya uji coba terbatas (trial run) hingga Stasiun Rawamangun di tahun 2024.

Nantinya Fase 1B ini akan menghubungkan antara Velodrome – Manggarai dengan bentang sepanjang 6,4 kilometer dengan 5 stasiun antara yaitu Stasiun Rawamangun, Pramuka BPKP, Pasar Pramuka, Matraman dan Manggarai.

Selama proses pekerjaan Proyek LRT Jakarta Fase 1B ini mungkin berdampak pada diberlakukannya pergeseran lajur kendaraan untuk sementara waktu di beberapa titik untuk keperluan area kerja.

Jakpro bersama segenap tim yang bertugas di lapangan, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang diakibatkan, dan menghimbau kepada para pengguna jalan maupun angkutan umum untuk senantiasa mematuhi rambu-rambu dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan/area Proyek.

Saat ini LRT Jakarta Fase 1A Kelapa Gading – Velodrome beroperasi dengan normal setiap hari pada pukul 05.30 – 23.00 WIB, dengan waktu tunggu antarkereta (headway time) setiap sepuluh menit.

Tarif perjalanan LRT Jakarta adalah flat sebesar Rp 5.000, sementara tarif integrasi yang berlaku untuk tiga moda (LRT Jakarta, MRT Jakarta dan Transjakarta) adalah sebesar Rp 10.000 untuk durasi 3 jam perjalanan.

Integrasi transportasi ini antara lain menghubungkan area Pegangsaan Dua, Kelapa Gading dengan Bundaran HI via Stasiun Velodrome LRT Jakarta dan Halte Pemuda Rawamangun Transjakarta.(R/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)