Tel Aviv, MINA – Angkatan Udara Israel mengatakan telah melakukan serangan terbesar yang pernah dilakukan dalam sejarah, saat menggempur Iran dengan melibatkan sekitar 200 jet tempur pada Sabtu (28/2).
Dilansir dari Times of Israel, serangan besar-besaran tersebut menargetkan peluncur rudal balistik dan sistem pertahanan udara Iran, menurut militer.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, jet tempur menjatuhkan ratusan amunisi ke sekitar 500 target militer Iran di Iran barat dan tengah, hampir bersamaan, pada pagi hari sebagai bagian dari serangan tersebut.
“Ini adalah serangan terbesar dalam sejarah Angkatan Udara Israel, yang dilakukan setelah perencanaan matang dengan intelijen berkualitas tinggi, menyinkronkan ratusan pesawat secara bersamaan,” kata militer dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
IDF mengatakan bahwa serangan terhadap sistem pertahanan udara Iran “memungkinkan perluasan superioritas udara di langit Iran dan menyebabkan pukulan berat terhadap kemampuan ofensif utama rezim, yaitu lokasi peluncuran di Iran barat.”
Salah satu lokasi yang dihantam di wilayah Tabriz merupakan basis unit rudal balistik Iran, “dan dari sana mereka berencana meluncurkan puluhan rudal ke arah Israel,” kata IDF. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem
















Mina Indonesia
Mina Arabic