Washington, MINA – Seorang senator Amerika Serikat Jeff Merkley mengecam keras pernyataan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir yang mengejek para relawan Global Sumud Flotilla yang sebelumnya dilaporkan mengalami perlakuan kasar selama penahanan.
Kritik tersebut menambah tekanan internasional terhadap Israel di tengah sorotan global atas penanganan misi kemanusiaan menuju Gaza. Al-Jazeera melaporkan, Kamis (21/5).
Senator AS itu menilai tindakan pejabat Israel yang memperolok relawan sipil tidak mencerminkan nilai kemanusiaan dan justru memperburuk citra Israel di mata dunia.
Ia menegaskan para aktivis yang ikut dalam armada Global Sumud merupakan relawan kemanusiaan yang membawa bantuan bagi warga Gaza, bukan ancaman keamanan seperti yang dituduhkan Israel.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Kontroversi muncul setelah beredarnya video dan unggahan media sosial yang memperlihatkan relawan flotilla dipaksa berlutut dan mendapat perlakuan intimidatif dari aparat Israel. Unggahan tersebut memicu kecaman luas dari berbagai negara, organisasi hak asasi manusia, serta tokoh politik internasional.
Penahanan relawan Global Sumud sebelumnya dilakukan setelah armada bantuan internasional dicegat Israel di perairan internasional saat menuju Gaza.
Sejumlah laporan menyebut para aktivis mengalami pemaksaan, penghinaan, dan perlakuan tidak manusiawi selama berada dalam tahanan Israel. Israel sendiri berdalih operasi tersebut dilakukan demi alasan keamanan.
Kecaman terhadap Israel terus meluas, termasuk dari negara-negara sekutu Barat yang mulai mempertanyakan tindakan aparat terhadap relawan sipil internasional.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Beberapa negara bahkan telah memanggil duta besar Israel dan menuntut penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran hukum internasional dalam operasi pencegatan armada Global Sumud.
Kasus tersebut kembali memperbesar perhatian dunia terhadap krisis kemanusiaan di Gaza yang hingga kini masih berada di bawah blokade. Banyak pihak menilai perlakuan terhadap relawan Global Sumud menunjukkan semakin besarnya tekanan internasional terhadap Israel terkait isu hak asasi manusia dan akses bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina. []
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic