Riyadh, MINA — Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi (GACA) mengumumkan pada Ahad pagi (11/10) bahwa 12 orang tewas dan 309 lainnya terluka dalam serangan pada Sabtu di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi.
GACA mengonfirmasi korban jiwa termasuk 4 warga negara Saudi, 2 warga Bangladesh, dan masing-masing satu warga negara dari Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan. Saudi Gazette melaporkan.
Otoritas tersebut mengatakan serangan tersebut menyebabkan 309 orang terluka, termasuk beberapa dalam kondisi kritis. Semua orang yang terluka sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit.
GACA menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan kesembuhan yang cepat bagi yang terluka.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Otoritas juga mengonfirmasi, serangan tersebut menyebabkan kerusakan properti, menambahkan bahwa penilaian sedang dilakukan untuk menentukan skalanya.
Serangan juga menyebabkan penangguhan sementara operasi di Bandara Internasional King Khalid saat pihak berwenang menilai kerusakan dan memverifikasi keselamatan fasilitas bandara.
Otoritas tersebut mengatakan penangguhan tersebut diperlukan agar tim darurat dan lembaga terkait dapat menyelesaikan penilaian keselamatan serta memastikan keamanan penumpang, personel bandara, dan infrastruktur penerbangan sipil.
Serangan terbaru terjadi hanya dua hari setelah tiga warga Saudi tewas dan beberapa lainnya terluka dalam dua serangan terpisah di bandara yang sama pada Kamis. []
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic