Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan Pakistan Rusak Rumah-Rumah di Afghanistan Timur

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Jumat, 24 April 2026 - 00:19 WIB

Jumat, 24 April 2026 - 00:19 WIB

42 Views ㅤ

Rumah warga Afghanistan di Provinsi Kunar mengalami kerusakan akibat serangan arteleri dai wilayah Pakistan, April 2026. (Foto: Kabul Now)

Sarkano, MINA – Sumber-sumber lokal di Provinsi Kunar mengatakan, serangan baru Pakistan telah merusak beberapa rumah di Distrik Sarkano, seiring dengan terus meningkatnya permusuhan lintas perbatasan.

Dilansir dari Khaama Press pada Kamis (23/4), warga melaporkan bahwa serangan dimulai sekitar tengah malam dan berlanjut hingga Rabu pagi, dengan ledakan terdengar di beberapa wilayah distrik.

Sumber menambahkan bahwa pasukan Pakistan juga menargetkan daerah-daerah di Asadabad, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di sana. Rekaman video yang dibagikan kepada media lokal menunjukkan setidaknya satu rumah tinggal rusak parah.

Para pejabat dari pemerintahan Taliban di Kunar belum berkomentar tentang serangan terbaru ini, dan verifikasi independen tentang tingkat kerusakan masih terbatas.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Ketegangan antara Taliban dan Pakistan telah meningkat selama dua bulan terakhir, dengan berulang kali terjadi baku tembak di sepanjang daerah perbatasan yang disengketakan.

Islamabad menuduh kelompok militan yang beroperasi dari wilayah Afghanistan melancarkan serangan di dalam Pakistan, sementara otoritas Taliban membantah menyediakan tempat perlindungan dan menyalahkan pasukan Pakistan karena melanggar kedaulatan Afghanistan.

Dalam beberapa pekan terakhir, Kunar telah menjadi titik konflik utama, dengan banyak laporan tentang penembakan artileri dan serangan udara yang menargetkan distrik perbatasan, memaksa keluarga untuk mengungsi dari rumah mereka. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia