Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan Udara Israel Kembali Guncang Gaza Tengah

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:11 WIB

49 Views ㅤ

Bangunan hancur akibat serangan udara Israel. (foto: Palinfo)

Gaza, MINA – Serangan udara Israel kembali menghantam wilayah Gaza bagian tengah, Jumat (12/6) menambah daftar pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang hingga kini masih berlangsung dalam kondisi rapuh.

Serangan terbaru itu memicu kekhawatiran akan semakin memburuknya situasi kemanusiaan di wilayah kantong Palestina yang telah dilanda perang berkepanjangan. Wafa melaporkan, Sabtu (13/6).

Menurut laporan otoritas kesehatan setempat, serangan yang menyasar kawasan Gaza Tengah menyebabkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan warga Palestina.

Serangan tersebut terjadi ketika mediator internasional terus berupaya mempertahankan dan memperkuat kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi sejumlah negara, termasuk Mesir dan Qatar.

Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera

Militer Israel dalam sejumlah insiden serupa sebelumnya menyatakan operasi dilakukan untuk menargetkan pihak yang dianggap sebagai ancaman keamanan.

Namun, kelompok-kelompok Palestina menuduh Israel terus melakukan serangan yang bertentangan dengan semangat gencatan senjata dan menghambat upaya menuju penghentian perang secara permanen.

Perundingan mengenai tahap lanjutan gencatan senjata hingga kini masih menghadapi berbagai hambatan. Salah satu isu utama yang belum menemukan titik temu adalah penarikan pasukan Israel dari Gaza serta masa depan pemerintahan dan keamanan wilayah tersebut pascaperang.

Meski demikian, para mediator dilaporkan tetap melanjutkan pembahasan guna mencegah konflik kembali meluas.

Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa

Data otoritas kesehatan Palestina menunjukkan ratusan warga telah menjadi korban sejak gencatan senjata diberlakukan beberapa bulan lalu akibat serangan yang terus berulang.

Organisasi-organisasi kemanusiaan juga memperingatkan bahwa warga sipil di Gaza masih menghadapi krisis pangan, keterbatasan layanan kesehatan, dan kerusakan infrastruktur yang sangat luas akibat perang yang berlangsung sejak 2023.

Serangan terbaru ini menunjukkan bahwa gencatan senjata masih jauh dari stabil. Selama belum tercapai kesepakatan politik yang komprehensif mengenai masa depan Gaza, potensi bentrokan dan serangan militer diperkirakan akan terus membayangi wilayah tersebut, meskipun jalur diplomasi masih diupayakan oleh para mediator regional dan internasional. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Empat Warga Palestina Syahid dalam Pelanggaran Terbaru Israel di Gaza

Rekomendasi untuk Anda