Gaza, MINA – Setelah seribu hari genosida Israel di Jalur Gaza, diumumkan bahwa lebih dari 2.700 keluarga Palestina sepenuhnya musnah dan dihapus dari catatan sipil, setelah semua anggota keluarga mereka tewas tidak tersisa.
Direktur Kantor Media Pemerintah Gaza, Ismail Al-Thawabta, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa lebih dari 90% Jalur Gaza telah hancur setelah 1.000 hari serangan Israel.
Al-Thawabta mengatakan, perang telah menghancurkan puluhan ribu rumah warga Palestina. Ia menyatakan bahwa lebih dari 40.000 keluarga telah hancur, sementara 12.000 lainnya hanya tersisa satu anggota keluarga yang selamat, menggambarkan skala tragedi tersebut sebagai bukti dalamnya krisis kemanusiaan di Gaza.
Ia juga mengatakan bahwa lebih dari 73.000 orang telah tewas selama serangan tersebut, lebih dari 173.000 terluka, dan sekitar 9.500 masih hilang.
Baca Juga: Israel Culik 28 Warga Palestina di Tepi Barat, Termasuk Jurnalis Al Jazeera
Menurut Al-Thawabta, ratusan jenazah masih tergeletak di jalanan dan wilayah yang berada di bawah kendali militer Israel. Tim ambulans dan pertahanan sipil belum dapat mengevakuasi mereka akibat operasi militer yang masih berlangsung. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sedikitnya 234 Pemukim Israel Serbu Halaman Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic