Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siapkan Pekerja Migran Berkualitas, Kemdiktisaintek dan KP2MI Perkuat Sinergi

sajadi Editor : Bahron Ans. - Rabu, 24 Desember 2025 - 22:32 WIB

Rabu, 24 Desember 2025 - 22:32 WIB

7 Views ㅤ

Mendiktisaintek Brian Yuliarto (kanan) dan Menteri KP2MI Mukhtarudin (kiri) (foto: Kemendiktisaintek)
Mendiktisaintek Brian Yuliarto (kanan) dan Menteri KP2MI Mukhtarudin (kiri) (foto: Kemendiktisaintek)

Jakarta, MINA – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin kemitraan strategis dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu (24/12).

Kerja sama ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif secara global sekaligus memperkuat perlindungan bagi pekerja migran Indonesia.

Penandatanganan MoU ini merupakan komitmen bersama untuk memastikan lulusan pendidikan tinggi dan vokasi memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja domestik dan internasional.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto menegaskan, pekerja migran adalah duta bangsa yang merepresentasikan kualitas SDM Indonesia di kancah global. Oleh karena itu, pendidikan tinggi dan vokasi harus menyiapkan lulusan dengan keterampilan, sertifikasi, dan kemampuan bahasa yang sesuai dengan kebutuhan negara tujuan.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

Kolaborasi ini dinilai penting dalam menyongsong momentum bonus demografi, di mana jumlah penduduk usia produktif Indonesia hampir dua kali lipat dibandingkan usia non-produktif. Tanpa kesiapan SDM yang memadai, peluang ini berpotensi berubah menjadi tantangan sosial dan ekonomi.

Menteri KP2MI Mukhtarudin menyampaikan, peningkatan kualitas pekerja migran harus dimulai sejak dini melalui penguatan pendidikan dan pelatihan. Ia menekankan bahwa pekerja dengan keterampilan tinggi, sertifikasi, dan kemampuan bahasa yang baik akan lebih terlindungi dan mampu mengisi peluang kerja profesional di luar negeri.

Melalui nota kesepahaman ini, kedua kementerian akan memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan kebutuhan pasar kerja dengan beberapa langkah konkret.

Langkah-langkah tersebut meliputi penyelarasan kurikulum berbasis industri, penguatan pendidikan vokasi, peningkatan keterampilan melalui program upskilling dan reskilling, pengembangan kemampuan bahasa asing, serta dukungan sertifikasi kompetensi yang diakui secara internasional.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Sinergi lintas kementerian ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan kompetensi dunia kerja, sekaligus membangun perlindungan berkelanjutan bagi pekerja migran Indonesia sebagai aset bangsa di tingkat global.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid (kanan) dan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) Mukhtarudin (kiri). (Foto: humas baznas)
Indonesia
Sekolah Garuda (foto:smanumht)
MINA Edu
MINA Sport
Indonesia
Internasional
Info MINA