Jambi, MINA – Pemerintah Provinsi Jambi memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi aman dan mencukupi untuk mendukung kelancaran arus balik Idul Fitri 2026, seiring penguatan distribusi dan koordinasi intensif dengan Pertamina.
Gubernur Jambi Al Haris mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi terbaru, pasokan BBM di wilayahnya masih berada dalam kondisi stabil.
“Saya sudah menanyakan langsung kepada Pertamina, dan kondisinya masih bagus serta mencukupi,” ujarnya, Selasa (24/3) di Jambi.
Ia menjelaskan bahwa alokasi BBM untuk Provinsi Jambi tahun 2026 mengalami peningkatan pada sejumlah jenis bahan bakar. Kenaikan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga ketahanan energi, khususnya saat terjadi lonjakan konsumsi pada periode mudik dan arus balik Lebaran.
Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan
Pemerintah Provinsi Jambi juga terus memperkuat pengawasan distribusi BBM di lapangan.
Gubernur menegaskan pihaknya meminta Pertamina untuk menyampaikan laporan berkala terkait kondisi stok dan penyaluran, guna memastikan tidak terjadi gangguan selama masa puncak mobilitas masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi menghadapi kepadatan kendaraan di jalur lintas, Pemprov Jambi bersama Pertamina menyiapkan skenario tambahan melalui pengoperasian armada BBM keliling.
“Pemerintah juga sedang menyiapkan armada BBM mobile yang keliling. Tapi kita lihat situasinya, kalau di Jambi dirasa belum butuh, mungkin cukup di SPBU saja,” kata Al Haris.
Secara tidak langsung, ia menambahkan bahwa penggunaan armada tersebut bersifat situasional. Jika kondisi di SPBU tetap terkendali dan tidak terjadi kelangkaan, maka pelayanan akan difokuskan pada SPBU yang telah tersedia.
Gubernur berharap, masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap ketersediaan BBM selama arus balik Lebaran.
Ia juga mengimbau para pengendara untuk tetap tertib serta melakukan pengisian bahan bakar di titik resmi guna menghindari antrean dan penumpukan.
Pertamina sebelumnya menyampaikan bahwa ketersediaan BBM di Jambi masih berada dalam batas aman. Secara tidak langsung dijelaskan bahwa daya tahan stok Biosolar mampu mencapai sekitar 11 hari, Pertalite sekitar sembilan hari, dan Pertamax hingga enam hari ke depan, dengan distribusi yang terus berjalan secara rutin.
Baca Juga: BPOM Ungkap Sejumlah Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin
Untuk memastikan kelancaran pasokan energi, Pertamina menyiapkan tambahan armada distribusi berupa 21 unit mobil tangki serta mengoptimalkan 28 SPBU yang tersebar di jalur strategis yang dilalui para pemudik. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Yayasan Darussalam Kotawisata Dukung Bulan Solidaritas Palestina 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic