Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sekjend PBB Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran, Harapkan Jadi Akhir Konflik Timur Tengah

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 15 Juni 2026 - 07:23 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 07:23 WIB

44 Views ㅤ

Sekjen PBB Antonio Gutteres (Foto: for MINA)

New York, MINA – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, Antonio Guterres menyambut baik kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang mencakup gencatan senjata permanen serta pembukaan kembali Selat Hormuz.

Menurutnya, kesepakatan tersebut merupakan langkah penting menuju penyelesaian konflik yang telah mengguncang kawasan Timur Tengah dan mengancam stabilitas global dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, Ahad (14/6), Guterres berharap seluruh pihak memanfaatkan momentum positif tersebut untuk mempercepat upaya mencapai penyelesaian akhir yang menyeluruh. Anadolu melaporkan.

Ia menegaskan bahwa perdamaian yang berkelanjutan membutuhkan komitmen politik, dialog yang konsisten, serta langkah nyata untuk menghilangkan akar-akar konflik yang selama ini memicu ketegangan di kawasan.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

PBB juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah negara yang berperan dalam proses diplomasi hingga tercapainya kesepakatan. Di antara negara-negara tersebut adalah Pakistan, Qatar, Egypt, Saudi Arabia, dan Türkiye.

Menurut PBB, keterlibatan negara-negara regional menjadi faktor penting dalam membuka jalur komunikasi dan membangun kepercayaan antara Washington dan Teheran.

Dukungan terhadap kesepakatan tersebut juga datang dari negara-negara Eropa. Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia menyatakan kesiapan mereka untuk mempertimbangkan pencabutan sejumlah sanksi terhadap Iran apabila Teheran mengambil langkah-langkah konkret terkait program nuklirnya.

Dalam pernyataan bersama, keempat negara menegaskan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir, namun mereka siap bekerja sama dengan Amerika Serikat, Iran, dan Badan Energi Atom Internasional untuk mencapai solusi diplomatik.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Sementara itu, Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi menyambut kesepakatan tersebut sebagai peluang penting untuk mengakhiri permusuhan di kawasan.

Jepang, yang sangat bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah, berharap pembukaan kembali Selat Hormuz dapat segera terlaksana sehingga kebebasan dan keamanan pelayaran internasional benar-benar terjamin.

Jalur laut tersebut merupakan salah satu rute energi terpenting di dunia karena menjadi lintasan utama ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Respons positif dari PBB, negara-negara Eropa, dan Jepang menunjukkan besarnya harapan dunia terhadap keberhasilan kesepakatan damai AS-Iran.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Selain berpotensi menurunkan ketegangan geopolitik, kesepakatan itu juga dapat membantu menstabilkan harga energi global, memperlancar perdagangan internasional, dan membuka peluang dimulainya pembahasan lanjutan mengenai isu nuklir Iran yang selama bertahun-tahun menjadi sumber perselisihan antara Teheran dan negara-negara Barat.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Somalia Tegas Tolak Kehadiran Israel Dalam Keadaan Apa Pun

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Internasional
Palestina
Dunia Islam
Internasional