Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sultan Bolkiah Percayakan Jabatan Menlu kepada Pangeran Abdul Mateen

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:11 WIB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:11 WIB

30 Views ㅤ

Putra Mahkota Brunei Darussalam Pangeran Abdul Mateen (kanan) (foto: IG)

Bandar Seri Begawan, MINA – Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah menunjuk putranya, Pangeran Abdul Mateen, sebagai Menteri Luar Negeri dalam perombakan kabinet terbaru yang diumumkan pemerintah Brunei.

Penunjukan tersebut menandai langkah penting dalam regenerasi kepemimpinan di negara kesultanan tersebut. Pelita Brunei melaporkan, Sabut (6/6).

Pangeran Abdul Mateen merupakan salah satu anggota keluarga kerajaan Brunei yang paling dikenal publik, baik di dalam maupun luar negeri. Selain aktif dalam kegiatan kenegaraan, ia juga pernah mewakili Brunei dalam berbagai forum internasional dan kegiatan diplomatik.

Perombakan kabinet yang dilakukan Sultan Bolkiah juga mencakup sejumlah posisi strategis lainnya. Langkah tersebut dinilai sebagai upaya memperkuat efektivitas pemerintahan sekaligus mempersiapkan generasi baru pemimpin Brunei menghadapi tantangan regional dan global yang terus berkembang.

Baca Juga: 109 Tahun Balfour, Parlemen Arab Tegaskan Hak Palestina Tak Bisa Dihapus oleh Waktu

Sebagai Menteri Luar Negeri, Abdul Mateen akan memegang peran penting dalam mengelola hubungan diplomatik Brunei dengan negara-negara sahabat, termasuk di kawasan Asia Tenggara. Brunei selama ini dikenal menjalankan kebijakan luar negeri yang moderat serta aktif dalam kerja sama regional melalui ASEAN.

Penunjukan Abdul Mateen dapat memperkuat citra Brunei di panggung internasional, terutama di kalangan generasi muda. Popularitasnya yang tinggi di media sosial dan pengalamannya dalam berbagai kegiatan kenegaraan dianggap menjadi modal dalam menjalankan tugas diplomatik negara.

Brunei saat ini menghadapi berbagai tantangan geopolitik dan ekonomi global, mulai dari dinamika Laut China Selatan hingga transformasi ekonomi pasca-ketergantungan terhadap sektor energi.

Karena itu, kehadiran figur muda di jajaran kabinet diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam diplomasi dan pembangunan nasional. []

Baca Juga: PM Anwar Ibrahim Waspadai Ancaman Siber Israel

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Tausiyah