UAR Pekalongan Galang Donasi untuk Korban Terdampak Erupsi Semeru

Pekalongan, MINA – Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) bersama Aqsa Working Group (AWG) dan santri Pondok Pesantren Tahfidz Al-Fatah Pekalongan menggalang donasi untuk korban erupsi Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (11/12).

Ketua UAR Pekalongan, Kasmirin mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud rasa solidaritas terhadap musibah yang menimpa warga di Lumajang.

Selain itu, Ketua AWG Pekalongan sekaligus Mudir (Pimpinan) Ponpes Al-Fatah Pekalongan Moh. Nasir berharap dapat tergugahnya rasa kepedulian masyarakat terhadap sesama, baik yang sedang tertimpa musibah atau kesulitan dimana saja berada. “Semoga dapat meringankan beban keadaan mereka.”

Sementara Koordinator Lapangan, Abdur Rojak mengatakan penggalangan donasi diadakan selama 3 hari terhitung sejak 10-12 Desember, berlokasi di pasar-pasar besar daerah Kabupaten dan Kota Pekalongan.

Titik lokasi kegiatan di antaranya pasar Wiradersa dan lampu merah Mayangan pada Jumat, pasar Bojong dan Kesesi pada Sabtu, pasar dan alun-alun Kajen, serta pasar Sonoregen pada Ahad.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah 20 personil yang terdiri dari UAR, AWG, santri, dan juga masyarakat ikut terlibat dalam penggalan donasi korban Semeru.

Di samping itu, Korlap tim UAR yang berada di lokasi bencana Superna mengungkapkan para korban saat ini lebih membutuhkan bantuan berupa dana. “Mereka butuh uang, kalo tenaga belum dibutuhkan mengingat kondisi bencana masih berbahaya.”

Ia berharap bantuan yang diberikan dalam bentuk apapun dapat membentu dan menghibur warga. “Semoga dengan donasi ini dapat sedikit meringan mereka,” katanya.

Menurut data terakhir dari tim AWG yang bertugas di lapangan, sebanyak 45 orang korban meninggal dunia, 32 orang korban luka berat, 82 orang luka ringan, dan 6.542 orang mengungsi  di masjid, sekolah, balai desa, karena kondisi tempat tinggal mereka sudah tidak bisa ditempati akibat tertimbun lahar erupsi Gunung Semeru. (R/cha/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)