Kiev, MINA – Ukraina pada Kamis (24/2) memutuskan hubungan diplomatik dengan Rusia, pasca Presiden Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus di wilayah Donbas.
“Ukraina membela dirinya sendiri dan tidak akan menyerahkan kebebasannya,” kata Presiden Volodymyr Zelensky dalam pidatonya seperti dikutip dari Anadolu Agency.
Zelensky juga menawarkan amnesti pada setiap warga negara yang mengangkat senjata untuk membela Ukraina.
Zelensky sebelumnya mengumumkan darurat militer di seluruh negeri setelah Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan serangan.
Baca Juga: Akademisi Iran yang Dipenjara di Prancis Atas Sikap Anti-Genosida Kembali ke Rumah
Pengumuman intervensi militer Putin pada Kamis pagi mengundang kecaman internasional dan membawa sejumlah negara memberikan sanksi lebih keras terhadap Moskow.
Putih telah mengerahkan sekitar 100.000 tentara selama sebulan di sekitar Ukraina dan terus menyangkal niatnya melancarkan invasi.
Usai Rusia mengumumkan invasi, laporan ledakan terjadi di beberapa provinsi Ukraina, termasuk ibukota Kiev, dan beberapa kendaraan militer dilaporkan melintasi perbatasan dari Belarus ke Ukraina. (T/RE1/P1)
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Lebanon dan Israel Sepakat Gelar Negosiasi Langsung Usai Pertemuan di AS
















Mina Indonesia
Mina Arabic