Kuala Lumpur, MINA – Seorang gadis Iran bernama Leila Keshavarzi berhasil meraih medali emas dalam ajang Olimpiade Penemu Muda Internasional Malaysia (MIYIO) ke-25, Senin lalu (13/4).
Prestasi ini ia persembahkan untuk para pelajar Sekolah Shajarat al-Tayyeba Minab, Iran, yang gugur sebagai syuhada dalam serangan rudal Amerika-Israel.
Leila bukan sekadar penemu, ia juga seorang atlet taekwondo nasional Iran.
Menurut laporan Press TV, saat menerima penghargaannya, Leila Keshavarzi berjalan naik ke panggung sambil membawa ransel berwarna merah muda. Pemandangan itu menarik perhatian seluruh penonton dan menjadi salah satu momen paling berkesan dalam kompetisi internasional tersebut.
Baca Juga: Pakistan Terus Dorong Diplomasi, Upaya Damai AS-Iran Belum Berhenti
Tindakan Leila membawa ransel merah muda ke atas panggung bukan tanpa makna. Itu adalah simbol penghormatan kepada anak-anak yang kehilangan nyawa secara tragis.
Momen yang awalnya merupakan pencapaian pribadi itu berubah menjadi pengingat kuat tentang kehidupan yang dipersingkat oleh perang agresi yang brutal dan tidak beralasan.
Bersaing dengan 35 Tim Dunia
Dalam kompetisi yang diikuti oleh 35 tim dari berbagai negara, Leila berhasil mengamankan medali emas untuk Kategori Pemuda Asia.
Baca Juga: Arab Saudi Mulai Berlakukan Pembatasan Masuk Mekkah Jelang Musim Haji 2026
Dalam wawancaranya dengan Kantor Berita IRIB dari Kuala Lumpur, Leila mengungkapkan bahwa salah satu dari tiga proyek yang ia tampilkan diberi nama “Sekolah Martir Minab.”
“Meskipun para syuhada ini tidak lagi bersama kita, pesan perdamaian mereka dapat tetap abadi dan abadi,” ujar Leila.
Leila mendedikasikan kemenangannya untuk 168 anak sekolah yang menjadi syuhada dalam serangan rudal AS-Israel di Minab.
Peristiwa tragis itu terjadi pada 28 Februari, tepat saat dini hari perang agresi AS dan rezim Zionis terhadap Iran dimulai. Sekolah Shajarat al-Tayyeba di Minab menjadi sasaran serangan.
Baca Juga: Hezbollah Sebut Perundingan dengan Israel Sia-sia, Tegaskan Pilih Jalur Perlawanan
Tragedi Minab dalam 45 hari terakhir telah menyita perhatian banyak publik di seluruh dunia. Peristiwa tersebut juga mengungkap betapa mengerikannya kejahatan perang yang dilakukan oleh mesin perang AS-Israel.
Dengan dedikasi emasnya, Leila Keshavarzi telah membawa nama Iran di kancah internasional sekaligus menyuarakan pesan perdamaian dari tanah airnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Warga Lebanon Turun ke Jalan, Tegas Tolak Negosiasi dengan Israel
















Mina Indonesia
Mina Arabic