New York, MINA — Ulama Indonesia yang tinggal di News York AS, Imam Shamsi Ali terlibat dialog panas dengan seorang demonstran yang menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Papua di kawasan sekitar Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat.
Peristiwa itu terjadi setelah Shamsi Ali menyampaikan khutbah Jumat di PBB dan kemudian melihat aksi demonstrasi di kawasan Second Avenue.
Dalam video yang diunggah Shamsi Ali melalui akun media sosial instagramnya, Senin (28/9), demonstran tersebut terlihat membawa atribut yang berkaitan dengan gerakan Papua Merdeka, termasuk bendera Bintang Kejora.
Shamsi Ali kemudian mempertanyakan dasar tuduhan terhadap warga Indonesia di Papua yang disebut bekerja sama dengan TNI.
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
Menurut Shamsi Ali, ia meminta demonstran menunjukkan bukti atas tuduhan tersebut. Ia mengatakan demonstran menjawab dengan memintanya melihat berbagai informasi di YouTube. Shamsi Ali kemudian menyampaikan kritik keras terhadap kekerasan terhadap warga sipil yang terjadi di Papua.
Dialog tersebut juga dikaitkan Shamsi Ali dengan kasus Aris Sanda, seorang sopir asal Toraja, Sulawesi Selatan yang ditemukan meninggal bersama kendaraannya di kawasan Danau Habema, Papua Pegunungan, pada September 2026. Koops TNI Habema menyebut kelompok bersenjata OPM Kodap III Ndugama sebagai pihak yang diduga terlibat dalam kekerasan tersebut.
Berdasarkan keterangan Koops TNI Habema, Aris sebelumnya membawa penumpang dari arah Wamena menuju Mbua ketika kendaraannya dihentikan kelompok bersenjata pada 15 September. Para penumpang kemudian diminta kembali ke Wamena, sedangkan Aris dibawa menuju kawasan Danau Habema. Jenazahnya kemudian ditemukan bersama kendaraan yang telah terbakar.
Kasus tersebut masih menjadi perhatian aparat keamanan. Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas sebelumnya menyatakan TNI melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat sekaligus memperkuat pengamanan masyarakat di Papua. []
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic