Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UNAMA: 13 Warga Sipil Afghanistan Tewas oleh Serangan Udara Pakistan

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 24 Februari 2026 - 07:54 WIB

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:54 WIB

18 Views ㅤ

Penampakan kehancuran permukiman di Afghanistan timur yang menjadi sasaran serangan udara Pakistan pada Ahad, 22 Februari 2026. (Gambar: Kabul Now)

Kabul, MINA – Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan (UNAMA) mengatakan, setidaknya 13 warga sipil tewas oleh serangan udara Pakistan baru-baru ini di Afghanistan timur.

Dilansir dari Kabut Now, dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Senin (23/2), UNAMA mengatakan, serangan tersebut menargetkan daerah-daerah di Distrik Behsud dan Khogyani di Provinsi Nangarhar yang menewaskan sedikitnya 13 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, dan melukai tujuh lainnya.

Sehari sebelumnya Mantan Duta Besar Pakistan, Asif Durrani, memperingatkan bahwa serangan militer yang lebih luas dapat terjadi jika pemerintah Taliban salah dalam menyikapi serangan pada Ahad (22/2) dini hari tersebut.

Asif Durrani mengatakan, serangan udara yang menargetkan tempat persembunyian yang diduga milik militan Tehreek-e-Taliban Pakistan dan ISIS, merupakan “pesan yang jelas dan terencana” kepada otoritas Taliban Afghanistan.

Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya

Pada hari yang sama, beberapa jam setelah serangan, Zabihullah Mujahid, Juru Bicara Emirat Islam Afghanistan, memperingatkan bahwa serangan Pakistan itu tidak akan dibiarkan begitu saja.

Ia menyatakan bahwa pasukan Afghanistan akan menargetkan mereka yang bertanggung jawab langsung, bukan warga sipil.

Mujahid mengeklaim bahwa lingkaran militer tertentu di Pakistan berada di balik ketegangan terbaru.

Ia menuduh kelompok tersebut bertindak atas arahan dari pendukung eksternal untuk melakukan serangan dan merusak hubungan antara kedua negara. []

Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda