Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wamenlu Anis Matta: Kepercayaan Dunia terhadap Israel Terus Menurun

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Jumat, 10 Juli 2026 - 13:44 WIB

Jumat, 10 Juli 2026 - 13:44 WIB

36 Views ㅤ

Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta menjadi naras umber dalam acara Sajid Friday Morning Talk yang diselenggarakan Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (Sajid) di AQL Islamic Center, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2023. (Foto: Sajid)

Jakarta, MINA – Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta menilai kepercayaan dunia terhadap Israel terus menurun setelah rangkaian konflik di Gaza dan perang dengan Iran.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam Sajid Friday Morning Talk yang diselenggarakan Serikat Jurnalis Muslim Indonesia (Sajid) di AQL Islamic Center, Jakarta, Jumat (10/7). Diskusi dipandu Ketua Umum Sajid Bachtiar Nasir dan dihadiri para jurnalis Muslim.

Menurut Anis, kegagalan Israel mencapai target-target militernya menjadi salah satu faktor yang mengubah persepsi banyak negara terhadap kekuatan negara tersebut.

Anis mengatakan, operasi militer Israel di Gaza tidak menghasilkan kemenangan sebagaimana yang diharapkan. Israel, kata dia, belum mampu mencapai sasaran militernya, termasuk menemukan seluruh jaringan terowongan Hamas maupun membebaskan para sandera melalui operasi militer.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

“Sandera Israel yang kembali justru melalui kesepakatan dengan Hamas, bukan karena keberhasilan operasi militer. Semua target militernya tidak tercapai,” ujar Anis.

Ia menilai serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 juga menjadi pukulan terhadap reputasi intelijen Israel. Menurutnya, keberhasilan serangan tersebut memunculkan keraguan terhadap kemampuan lembaga intelijen Israel yang selama ini dikenal memiliki sistem keamanan yang sangat kuat.

Anis mengatakan, konflik kemudian meluas dengan operasi militer Israel terhadap Hizbollah dan berlanjut pada perang dengan Iran. Namun, perkembangan tersebut tidak mengubah penilaian dunia terhadap efektivitas strategi militer Israel.

Ia menilai perang dengan Iran justru memunculkan kekhawatiran baru di negara-negara Teluk. Anis menyebut sejumlah negara mulai mempertanyakan efektivitas perlindungan keamanan yang selama ini diberikan Amerika Serikat di kawasan.

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

“Kalau pangkalan militer Amerika saja bisa menjadi sasaran serangan, tentu muncul pertanyaan mengenai seberapa efektif perlindungan keamanan itu,” katanya.

Anis juga mengatakan berbagai pihak kini sedang mengevaluasi ulang strategi geopolitik mereka. Iran, negara-negara Teluk, hingga Amerika Serikat, menurut dia, tengah menghitung kembali langkah masing-masing setelah dinamika konflik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Anis, perubahan tersebut menunjukkan bahwa peta geopolitik Timur Tengah sedang mengalami pergeseran yang signifikan. Kepercayaan terhadap Israel dan berubahnya kalkulasi keamanan negara-negara di kawasan menjadi salah satu konsekuensi utama dari perkembangan konflik yang masih terus berlangsung. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Mantan Kapolri Listyo Sigit dan Dua Jenderal Polri Ditangkap Terkait Penyadapan Nomor Telepon Presiden

Rekomendasi untuk Anda