London, MINA – Anggota parlemen dari Partai Buruh yang berkuasa, John McDonnell, pada Sabtu (24/10) mendesak pemerintah Inggris untuk mengambil tindakan terkait situasi di Tepi Barat yang diduduki. Ia menyatakan Inggris harus memimpin upaya untuk menjatuhkan “sanksi penuh dan isolasi politik” terhadap Israel.
“Saat Netanyahu memulai proses mengubah Tepi Barat menjadi Gaza kedua, pemerintah kita harus bertindak,” tulis McDonnell, anggota parlemen dari Partai Buruh untuk daerah pemilihan Hayes & Harlington, di platform media sosial X.
“Pesan yang harus disampaikan adalah bahwa perluasan genosida ini tidak akan ditoleransi,” tegasnya.
Dikutip dari Anadolu, pernyataan McDonnell muncul menyusul laporan bahwa Israel telah melancarkan kampanye hukuman kolektif terhadap warga Palestina di kota Hebron, setelah orang-orang bersenjata menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga lainnya di dekat sebuah pos pemeriksaan di luar kota tersebut.
Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan pada Jumat, saat melakukan operasi di Hebron, bahwa militernya sedang mempersiapkan serangan militer berskala besar di Tepi Barat yang diduduki, yang mencakup pengusiran warga Palestina dari lingkungan tempat tinggal mereka serta penggerebekan ke rumah-rumah penduduk.
Dalam sebuah wawancara dengan Anadolu awal bulan ini, McDonnell mendesak pemerintah untuk melangkah “lebih jauh dari sanksi terbatas” yang ada saat ini terhadap Israel. Ia menegaskan perlunya penghentian total penjualan senjata di tengah genosida yang masih berlangsung di Gaza.
“Memang baik bahwa mereka telah menerapkan beberapa sanksi terhadap permukiman Israel, namun itu belum cukup. Yang kita butuhkan adalah sanksi menyeluruh dan penghentian perdagangan,” ujarnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November
















Mina Indonesia
Mina Arabic