New York, MINA – Kota New York memasuki era baru dengan dilantiknya Zohran Kwame Mamdani sebagai Wali Kota ke-110. Pada upacara pelantikan di depan Balai Kota Manhattan, Kamis (1/1) waktu setempat.
Pelantikan yang dihadiri puluhan ribu warga ini berlangsung penuh semangat. Suasana terasa berbeda dengan banyaknya bendera Palestina yang berkibar di antara kerumunan, berdampingan dengan spanduk bertuliskan “Bebaskan Palestina” dan “New York Bersama Gaza”.
Dalam pidato pertamanya, Mamdani secara khusus menyampaikan pesan kepada komunitas imigran dan kelompok minoritas, termasuk warga keturunan Palestina yang bermukim di kawasan seperti Bay Ridge, Brooklyn.
“Kepada setiap anak di Bay Ridge, di Harlem, di Bronx, dan di setiap sudut kota ini: cerita Anda adalah cerita New York. Suara Anda akan didengar, dan masa depan kota ini akan kita bentuk bersama,” ujanya di hadapan massa yang menyambut dengan sorak-sorai.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Momentum pelantikan juga dimanfaatkan aktivis untuk mengingatkan komitmen Mamdani. Seorang warga Palestina-Amerika, Maimouna Hassan, secara simbolis menyerahkan kue kecil dan bendera Palestina di depan media, sambil menyampaikan pesan, “Jangan lupakan janjinya untuk keadilan dan pembebasan.”
Figur-figur publik seperti aktris dan aktivis Susan Sarandon serta mantan calon gubernur Cynthia Nixon turut hadir, memperkuat nuansa acara yang mengusung tema perubahan sosial dan politik progresif.
Mamdani, yang merupakan anggota Democratic Socialists of America dan sebelumnya menjabat sebagai anggota Majelis Negara Bagian New York, diyakini akan membawa kebijakan yang lebih berpihak pada kelas pekerja, reformasi perumahan, serta penegakan hak-hak imigran.
Kemenangannya dalam pemilihan November lalu mencerminkan pergeseran dinamika politik di kota yang dikenal sebagai melting pot atau tempat peleburan budaya tersebut.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Dengan jabatan barunya, semua tindak tanduk dan kebijakan Mamdani, termasuk sikapnya yang vokal mengenai isu Palestina-Israel, akan menjadi sorotan nasional maupun global, mengingat posisi New York sebagai salah satu pusat ekonomi dan diplomasi dunia.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic