Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1.280 Lebih Orang Israel Tewas oleh Iran Menurut Tasnim Berdasarkan Data Pemakaman

Rudi Hendrik Editor : Widi Kusnadi - Senin, 23 Maret 2026 - 11:34 WIB

Senin, 23 Maret 2026 - 11:34 WIB

109 Views ㅤ

Penampakan bangunan yang hancur di Kota Arad setelah terkena serangan rudal Iran pada Sabtu malam, 21 Maret 2026. (Foto: Arsen Ostrovski/X)

Teheran, MINA – Situs web berbahasa Ibrani milik Kantor Berita Tasnim Iran menyimpulkan bahwa jumlah korban jiwa Israel di wilayah pendudukan telah melampaui 1.280 orang.

Tim Ibrani Tasnim telah memeriksa data terkait pemakaman warga Israel berikut ini:

  1. Pemakaman Har HaMenuchot di Yerusalem
  2. Pemakaman Yarkon di Petah Tikva
  3. Pemakaman Holon di Holon
  4. Pemakaman Segula di Petah Tikva
  5. Pemakaman Kiryat Shaul di Tel Aviv
  6. Pemakaman Har HaZeitim di Yerusalem
  7. Pemakaman Haifa di Haifa
  8. Pemakaman Nahalat Yitzhak di Givatayim
  9. Pemakaman Rehovot di Rehovot
  10. Pemakaman Asdod di Asdod

Tasnim juga telah mencermati korban jiwa di organisasi Chevra Kadisha di Tel Aviv, Yerusalem (Al-Quds yang diduduki), Haifa, Petah Tikva, dan Rishon LeZion, serta data terkait pergerakan ZAKA (Zihuy Korbanot Ason) atau “Identifikasi Korban Bencana”. Tim-tim tersebut menyimpulkan bahwa jumlah korban jiwa dalam perang baru-baru ini di Israel setidaknya mencapai 1.281 orang.

Chevra Kadisha adalah organisasi yang bertanggung jawab dalam urusan pemakaman di Israel.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Berdasarkan temuan situs web berbahasa Ibrani Tasnim, analisis data yang terkait dengan basis data pemakaman di Israel menunjukkan bahwa rata-rata jumlah kematian di wilayah pendudukan sekitar 150 orang pada hari-hari biasa. Namun, rata-rata tambahan 61 orang per hari telah ditambahkan selama 21 hari terakhir, sehingga rata-rata jumlah orang yang dimakamkan selama hari-hari tersebut menjadi setidaknya 211 orang per hari.

Oleh karena itu, jika korban jiwa minimum diperkirakan rata-rata 61 orang per hari, total 1.281 kematian dapat diproyeksikan selama periode 21 hari.

Statistik yang terkait dengan pergerakan tim penyelamat ZAKA juga melaporkan 703 kasus. Mengingat bahwa ZAKA, tidak seperti layanan darurat reguler yang menggunakan ambulans untuk mengangkut korban luka, secara khusus ditujukan untuk jenazah. Tingkat pergerakan ini semakin memperkuat angka 1.281, bukan angka yang diklaim oleh laporan resmi Israel.

Tim ZAKA adalah bagian dari organisasi penyelamat sukarelawan dalam rezim Zionis yang beroperasi di tempat kejadian kematian dan insiden serius, bukan untuk mengangkut korban luka.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Dalam analisis ini, statistik terkait korban jiwa di Arad dan Dimona yang terjadi kemarin belum diperhitungkan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Hikmah
Internasional
MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia