82 Orang Pemukim Israel Menyerbu Masjid Al-Aqsha

Al-Quds, MINA – Puluhan pemukim Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsha, di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem Timur) yang diduduki, Rabu (11/10).

Menurut Departemen Wakaf Islam, 82 pemukim Israel menyerang kompleks masjid Al-Aqsha melalui Gerbang Maroko, yang berada di bawah kendali Israel.

Sumber itu menambahkan, pasukan Israel melarang tiga warga Al-Quds, yang merupakan karyawan dari Departemen Wakaf Islam (Wakaf), dari memasuki Masjid Al-Aqsha.

Israel menginterogasi karyawan Depertemen Wakaf Islam, yang diidentifikasi sebagai Khalil al-Tarhuni, Ahmad Abu Alia dan Khamis Attiyeh. Demikian Maan News Agency melaporkan.

Sumber itu juga menegaskan, pasukan Israel juga menyerahkan penjaga Masjid Al-Aqsa, Hamza al-Nabali, untuk diinterogasi di sebuah kantor polisi Israel di Kota Tua.

Komplek Masjid Al-Aqsha, yang terletak di atas Dinding Barat, menaungi Masjid Dome of the Rock dan Al-Aqsha. Situs tersuci ketiga umat Islam, juga dihormati sebagai tempat paling suci Yudaisme, ketika berada di tempat orang Yahudi percaya Kuil Pertama dan Kedua pernah berdiri.

Sementara Yahudi diizinkan untuk ibadah dilarang. Menurut kesepakatan yang ditandatangani antara Israel dan pemerintah Yordania setelah pendudukan ilegal Israel di Al-Quds pada 1967.

Meski kesepakatan Yordania-Israel secara teratur mengizinkan pengunjung Yahudi untuk memasuki situs tersebut, bawah penjagaan bersenjata.

Kunjungan semacam itu biasanya dilakukan oleh sayap kanan yang mencoba untuk mengganggu status quo di situs, dan bertepatan dengan pembatasan akses Palestina, termasuk larangan masuk dan penahanan. (T/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)