Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhammadiyah Siap Salurkan Bantuan dari UEA untuk Sumatra yang Sempat Tertahan

Arina Islami Editor : Rudi Hendrik - Ahad, 21 Desember 2025 - 21:51 WIB

Ahad, 21 Desember 2025 - 21:51 WIB

7 Views ㅤ

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. (Foto: Haedar Nashir)

Medan, MINA – Muhammadiyah menyatakan siap menyalurkan bantuan beras 30 ton dari UEA (Uni Emirat Arab) kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra.

Komitmen itu muncul setelah bantuan beras dari Uni Emirat Arab (UEA) sempat menjadi perdebatan hingga tertahan imbas mekanisme penerimaan bantuan luar negeri.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan bahwa pihaknya akan mendistribusikan bantuan beras 30 ton dari UEA secepat mungkin untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang membutuhkan di sejumlah daerah terdampak.

“Dalam kerja-kerja kemanusiaan, Muhammadiyah tidak mempermasalahkan status kebencanaan. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, di situlah Muhammadiyah bergerak,” kata Haedar Nashir, mengutip di situs resmi Muhammadiyah pada Ahad (21/12).

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Sumber bantuan beras 30 ton sebenarnya berasal dari organisasi kemanusiaan Emirates Red Crescent dari UEA, bukan langsung dari pemerintah Uni Emirat Arab.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menjelaskan bahwa beras 30 ton ini diserahkan kepada Muhammadiyah Medical Center di Medan untuk kemudian didistribusikan kepada warga yang terdampak bencana di Sumatra.

Sebelumnya, bantuan 30 ton beras dari UEA sempat ditolak dan dikembalikan oleh Pemerintah Kota Medan karena kekhawatiran mengenai mekanisme penerimaan bantuan asing.

Namun, setelah klarifikasi bahwa bantuan beras berasal dari lembaga kemanusiaan, bantuan itu kini telah berada di tangan Muhammadiyah untuk segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution turut memastikan bahwa bantuan beras 30 ton dari UEA akan tetap disalurkan melalui Muhammadiyah, menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tersebut bukan skema government-to-government melainkan melalui organisasi nonpemerintah (NGO).

Selain siap menyalurkan bantuan beras 30 ton dari UEA, Muhammadiyah menegaskan komitmennya dalam memberikan bantuan kemanusiaan secara cepat, tepat sasaran, dan fokus pada kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.

Distribusi bantuan beras 30 ton dari UEA ini akan dilakukan kepada komunitas terdampak banjir dan longsor, khususnya di wilayah Sumatera Utara serta wilayah lain di Sumatra yang paling membutuhkan.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Rekomendasi untuk Anda