Jakarta, MINA — Ketua Maemuna Center Indonesia, Siti Muthmainnah, menyampaikan seruan bela Palestina dalam Pembukaan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Ahad (1/11).
Di hadapan ribuan peserta apel, ia menegaskan bahwa pembelaan terhadap Palestina adalah tanggung jawab setiap manusia yang memiliki hati nurani.
Siti Muthmainnah membuka orasinya dengan menyebut bahwa kehadiran ribuan peserta di Monas bukanlah tanpa alasan. Mereka berdiri di bawah terik matahari karena hati nurani kemanusiaan terpanggil oleh jeritan saudara-saudara di Palestina.
“Kita berdiri di bawah terik matahari karena hati nurani kemanusiaan kita terpanggil, mengingat jeritan saudara-saudara kita di Jalur Gaza, di Tepi Barat, dan di setiap jengkal tanah di Palestina,” ujarnya.
Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza
Iin, begitu disapa, mengajak seluruh peserta untuk mengetuk pintu dunia, agar dunia tidak lagi diam menyaksikan penderitaan rakyat Palestina.
“Kita ketuk pintu dunia, jangan biarkan dunia diam,” tegasnya.
Ia juga menuntut kemerdekaan penuh bagi Palestina, dan mendesak seluruh pemimpin dunia untuk mengambil sikap.
“Kita tuntut kemerdekaan penuh Palestina. Kita desak seluruh pimpinan dunia,” ujarnya.
Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka
Dia menegaskan bahwa Palestina bukan sekadar berita yang dibaca setiap hari, melainkan ujian bagi nurani setiap manusia.
“Palestina bukan sekadar berita tapi ujian bagi nurani kita,” tuturnya.
Tanggung Jawab Setiap Manusia Berhati Nurani
Di akhir orasinya, Iin menegaskan bahwa pembelaan terhadap Palestina adalah tanggung jawab yang tidak bisa dihindari.
Baca Juga: Ketua PP Wanita Islam: Dari Monas Kita Ketuk Pintu Langit untuk Kemerdekaan Palestina
Bukan hanya tanggung jawab umat Islam, tetapi tanggung jawab setiap manusia yang punya hati nurani, setiap bangsa yang menghargai kemerdekaan, dan setiap pemimpin yang mengaku menjunjung tinggi keadilan.
“Pembelaan terhadap Palestina adalah tanggung jawab setiap manusia yang punya hati nurani, setiap bangsa yang menghargai kemerdekaan, dan tanggung jawab setiap pemimpin yang mengaku menjunjung tinggi keadilan,” pungkasnya.
Orasi Siti Muthmainnah menjadi salah satu seruan moral yang menggema di Monas pagi itu, mengingatkan bahwa diam terhadap penindasan adalah bentuk pengkhianatan terhadap nurani, dan bahwa Palestina adalah ujian bagi seluruh umat manusia. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Orasi Herman Budianto, Alumni Global Sumud Flotilla: Untuk Apa di Sini? Untuk Mendukung Palestina!
















Mina Indonesia
Mina Arabic