Jdeidet Yabous, MINA – Ribuan warga Suriah kembali dari Lebanon dalam beberapa hari seiring meningkatnya konflik antara Israel dan Hezbollah di Lebanon Selatan. Pemerintah Suriah segera menyiapkan layanan bantuan di titik-titik perlintasan, SANA melaporkan pada Selasa (3/3).
Sejak senin (2/3), lebih dari 10.000 orang melintasi perbatasan Jdeidet Yabous Suriah dari Lebanon selama 24 jam terakhir.
Lonjakan itu terjadi di tengah perkembangan regional yang sedang berlangsung. Pihak berwenang telah menerapkan langkah-langkah organisasi dan layanan yang ekstensif untuk memastikan kelancaran perjalanan.
Mohammad Al-Qassim, Kepala Hubungan Masyarakat di perlintasan tersebut, mengatakan kepada SANA bahwa kebutuhan penting bagi keluarga yang tiba, termasuk pertolongan pertama dan dukungan logistik, segera diberikan.
Baca Juga: Ditawari Trump, Bos UFC Dana White Menolak Jadi Jubir Gedung Putih
Bus dan kendaraan dikirim ke perlintasan al-Masnaa di Lebanon untuk mengangkut mereka yang tiba dengan berjalan kaki, sementara aula tambahan dibuka dan arus kendaraan diatur untuk mengakomodasi jumlah yang besar.
Shadi Al-Hassan, Direktur Kedaruratan dan Manajemen Bencana di Pedesaan Damaskus, mengatakan, tim darurat dan pertahanan sipil membantu semua kedatangan, menangani lebih dari 31 kasus kemanusiaan dan memindahkan beberapa ke rumah sakit Damaskus. Bantuan darurat, termasuk makanan, air, dan perlengkapan bantuan, didistribusikan untuk memastikan perjalanan yang aman ke tujuan mereka di Suriah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kandidat Presiden Prancis Janji Tangkap Netanyahu Jika Terpilih
















Mina Indonesia
Mina Arabic