Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

MUI Desak Prabowo Segera Bertindak Selamatkan Aktivis WNI Global Sumud

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 21 Mei 2026 - 10:21 WIB

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:21 WIB

89 Views ㅤ

Konferensi pers MUI (Foto : MINA)

Jakarta, MINA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras penangkapan aktivis Global Sumud Flotilla oleh Israel dan mendesak pemerintah Indonesia bergerak cepat untuk menyelamatkan warga negara Indonesia (WNI) yang ikut dalam misi kemanusiaan menuju Gaza. Seruan itu disampaikan dalam konferensi pers MUI di Jakarta, Kamis (21/5).

Ketua MUI menyatakan tindakan Israel terhadap relawan kemanusiaan sipil merupakan pelanggaran terhadap prinsip kemanusiaan internasional dan tidak dapat dibenarkan. MUI meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengambil langkah diplomatik yang lebih tegas guna memastikan keselamatan para aktivis Indonesia yang ditahan.

Dalam kesempatan tersebut, MUI juga menyoroti langkah Menteri Luar Negeri RI yang bersama tujuh negara Islam anggota Board of Peace (BoP) mendesak Amerika Serikat menekan Israel agar segera membebaskan para aktivis Global Sumud. Menurut MUI, tekanan internasional perlu terus diperkuat agar Israel menghentikan tindakan represif terhadap misi kemanusiaan untuk Gaza.

Selain mendesak langkah diplomatik pemerintah, MUI menyatakan akan memprakarsai pertemuan berbagai lembaga dan elemen masyarakat yang selama ini konsen terhadap isu Palestina. Pertemuan tersebut direncanakan untuk memperkuat koordinasi bantuan kemanusiaan, solidaritas umat, serta langkah advokasi internasional terkait krisis Gaza dan penahanan relawan Global Sumud.

Baca Juga: Menko Yusril: Kasus Penyadapan Presiden Belum Mengarah ke Makar

MUI juga mengimbau para khatib, dai, dan tokoh umat Islam di seluruh Indonesia agar terus menyampaikan pesan kemanusiaan dan solidaritas Palestina dalam khutbah maupun kegiatan dakwah. Seruan itu diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penderitaan warga Gaza sekaligus memperkuat dukungan nyata bagi perjuangan kemanusiaan Palestina.

Penangkapan relawan Global Sumud Flotilla sendiri telah memicu kecaman internasional dari berbagai negara dan organisasi hak asasi manusia. Armada kemanusiaan yang membawa bantuan medis dan logistik untuk Gaza itu dicegat aparat Israel di perairan internasional, sementara sejumlah laporan menyebut para aktivis mengalami intimidasi dan perlakuan tidak manusiawi selama penahanan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Listyo Sigit Ditahan di Mabes Polri, Kasus Penyadapan HP Presiden Prabowo

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia