Gaza, MINA – Suasana duka menyelimuti jalan-jalan Palestina setelah pengumuman resmi dari Amiri Diwan Qatar tentang wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al-Thani, ayah dari Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani.
Tokoh yang namanya lekat dengan dukungan politik dan material bagi perjuangan Palestina selama puluhan tahun itu berpulang pada usia 74 tahun.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyampaikan belasungkawa kepada Emir Qatar dan rakyat Qatar. Jaridah Al-Quds melaporkan, Senin (13/7).
Abbas menggambarkan almarhum sebagai “pendiri dan pemimpin nasional serta Arab yang hebat,” menegaskan bahwa Palestina tidak akan melupakan sikap berani dan dukungannya yang tak pernah surut di berbagai forum internasional.
Baca Juga: Eisenkot Tolak Gabung Pemerintahan Netanyahu
Foto dan video kunjungan bersejarah Sheikh Hamad ke Jalur Gaza pada tahun 2012 kembali viral di media sosial. Ia adalah pemimpin Arab pertama yang mengunjungi Gaza setelah bertahun-tahun terisolasi.
Pidatonya di Universitas Islam Gaza, di mana ia menekankan kedalaman ikatan persaudaraan, masih dikenang hingga kini.
Jejak Sheikh Hamad terpahat jelas di seluruh Gaza. Dari Kota Perumahan Sheikh Hamad di Khan Younis yang menyediakan ribuan unit rumah bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal, hingga pembangunan infrastruktur vital seperti jalan Salah al-Din dan Al-Rashid. Proyek-proyek ini menjadi tulang punggung rekonstruksi Gaza dan meningkatkan kualitas hidup ribuan warga Palestina.
Dukungan Qatar juga mencakup sektor kesehatan dan pendidikan, melalui pembangunan rumah sakit dan laboratorium ilmiah yang memperkuat kemampuan lembaga Palestina di tengah kelangkaan sumber daya.
Baca Juga: Israel Lanjutkan Penangkapan Warga Gaza Saat Kembali dari Pengobatan Luar Negeri
Gerakan Hamas dalam pernyataan resminya menggambarkan almarhum sebagai “pembangun kebangkitan modern Qatar” dan pemimpin yang tak pernah ragu mendukung yang tertindas.
Jihad Islam juga memuji peran regional dan internasional almarhum yang menonjol, mencatat bahwa jejaknya dalam aspek kemanusiaan dan bantuan akan tetap terukir dalam ingatan Palestina.
Di Gaza, rumah duka dibuka di rumah mantan kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh, di kamp pantai. Delegasi rakyat dan faksi berbondong-bondong menyampaikan belasungkawa, mencerminkan tempat istimewa almarhum di hati penduduk Gaza. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Dalam Sebulan, Pemukim Israel Lakukan 1.349 Serangan Terhadap Warga Palestina
















Mina Indonesia
Mina Arabic