Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Lebanon Kecam Serangan terhadap Arab Saudi

Arina Islami Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 15 Juli 2026 - 07:10 WIB

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:10 WIB

17 Views ㅤ

Ilustrasi Rudal Houthi Yaman (foto: Shafaq)

Beirut, MINA – Pemerintah Lebanon mengecam serangan balasan yang dilancarkan kelompok Houthi Yaman terhadap Arab Saudi dan menegaskan solidaritas penuh mereka terhadap kerajaan tersebut.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam pada Selasa (14/7) menyatakan bahwa serangan Houthi terhadap Arab Saudi merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah Kerajaan Arab Saudi.

“Kami mengecam keras serangan terhadap Kerajaan Arab Saudi, yang merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan, keamanan, dan integritas wilayah mereka,” kata Salam dalam pernyataan resminya. Melansir Anadolu

Salam menegaskan dukungan Lebanon terhadap hak Arab Saudi untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melindungi wilayah, warga negara, dan kepentingan nasionalnya sebagai bagian dari hak sah untuk membela diri.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Menurutnya, berlanjutnya serangan terhadap Arab Saudi menunjukkan adanya upaya untuk melemahkan berbagai inisiatif yang bertujuan menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Teluk Persia.

“Kelanjutan serangan tersebut menunjukkan niat untuk melemahkan berbagai upaya yang bertujuan memastikan keamanan dan stabilitas di kawasan Teluk Persia,” ujarnya.

Sementara itu, Gerakan Ansar Allah Yaman atau Houthi mengumumkan telah melancarkan serangan terhadap Bandara Internasional Abha di Arab Saudi pada Senin (13/7) sebagai balasan atas serangan sebelumnya yang menargetkan Bandara Internasional Sanaa di ibu kota Yaman.

Kelompok Houthi menyatakan serangan terhadap Bandara Abha dilakukan sebagai respons atas serangan yang menghantam Bandara Sanaa, meskipun belum ada rincian lebih lanjut mengenai kerusakan maupun korban dari kedua insiden tersebut.[]

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia