Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran: Perang Masih Berlanjut, Negosiasi dengan AS Belum Bisa Dimulai

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 27 Juli 2026 - 16:53 WIB

Senin, 27 Juli 2026 - 16:53 WIB

39 Views ㅤ

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei. (Foto: dok. Ariana News)

Teheran, MINA  – Pemerintah Iran menegaskan, perang dengan Amerika Serikat (AS) masih terus berlangsung sehingga belum memungkinkan kedua negara kembali ke meja perundingan.

Teheran menilai situasi keamanan dan politik saat ini belum kondusif untuk memulai kembali proses negosiasi yang sempat terhenti akibat pelanggaran AS. Anadolu melaporkan, Senin (27/7).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei mengatakan pertukaran pesan antara Teheran dan Washington tetap berjalan melalui jalur yang tersedia.

Namun, menurutnya, prioritas utama pemerintah Iran saat ini adalah menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan rakyat di tengah ancaman yang masih dihadapi.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Baqaei juga menuduh Amerika Serikat telah merusak peluang diplomasi melalui aksi militernya yang dinilai menghancurkan fondasi kepercayaan untuk melanjutkan perundingan.

Baqaei menyebut serangan-serangan terbaru AS merupakan kelanjutan dari apa yang disebutnya sebagai “perang ilegal” terhadap Iran.

Ia menegaskan Teheran tetap berkomitmen menjaga keamanan pelayaran internasional di Selat Hormuz, tetapi tidak akan membiarkan jalur strategis tersebut dimanfaatkan untuk mengancam keamanan nasional Iran.

Menurut Baqaei, operasi militer yang dilakukan AS dan Israel dalam beberapa bulan terakhir telah meningkatkan ketegangan regional dan mempersempit ruang bagi penyelesaian melalui jalur diplomasi.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Ia juga menilai negara-negara Eropa gagal memenuhi komitmen mereka dalam kesepakatan nuklir 2015 setelah AS menarik diri secara sepihak dari perjanjian tersebut. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia