Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pariwisata Nepal Sepi Pascabanjir Bandang

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 14 September 2026 - 06:09 WIB

Senin, 14 September 2026 - 06:09 WIB

49 Views ㅤ

Banjir bandang Nepal. (Financial Express)

Kathmandu, MINA — Aktivitas pariwisata di sejumlah kawasan Nepal mulai mengalami penurunan setelah banjir bandang dan longsor melanda beberapa wilayah negara tersebut. Kondisi ini memicu pembatalan perjalanan wisatawan ketika Nepal memasuki periode kunjungan wisatawan yang biasanya ramai.

Dampak paling terasa di sejumlah pusat wisata dan jalur perjalanan yang terdampak langsung bencana. Kerusakan jalan, jembatan serta infrastruktur lainnya membuat sebagian wisatawan menunda atau membatalkan perjalanan mereka ke Nepal. Ariananews melaporkan.

Data Nepal Tourism Board mencatat Nepal menerima 85.444 kunjungan wisatawan internasional pada Agustus 2026. Jumlah tersebut turun sekitar 3,6 persen dibandingkan Agustus tahun sebelumnya.

India menjadi negara penyumbang wisatawan terbesar dengan 26.373 kunjungan, disusul China sebanyak 10.304 kunjungan dan Sri Lanka 8.710 kunjungan.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Penurunan kunjungan tersebut menjadi perhatian karena September hingga November merupakan salah satu periode utama pariwisata Nepal. Musim tersebut biasanya dimanfaatkan wisatawan untuk menikmati sejumlah destinasi, termasuk kawasan pegunungan dan jalur pendakian.

Sejumlah pelaku industri pariwisata melaporkan pembatalan reservasi setelah informasi mengenai banjir, kerusakan jalan dan jembatan tersebar luas. Kondisi itu dikhawatirkan menimbulkan persepsi bahwa seluruh wilayah Nepal terdampak bencana, meskipun kerusakan sebenarnya terkonsentrasi di sejumlah kawasan.

Pemerintah Nepal kemudian berupaya memulihkan kepercayaan wisatawan melalui kampanye Nepal Calling. Otoritas pariwisata menegaskan bahwa sebagian besar destinasi utama tetap terbuka dan dapat dikunjungi, termasuk Kathmandu, Pokhara, Chitwan, Lumbini serta sejumlah jalur trekking.

Sejumlah jalur pendakian seperti Annapurna Circuit dan Everest Base Camp juga dilaporkan tetap beroperasi. Namun, beberapa kawasan seperti Langtang, Gosaikunda dan sejumlah jalur yang terdampak bencana masih membutuhkan pemulihan infrastruktur sebelum kembali sepenuhnya normal. []

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Info MINA
Dunia Islam
Asia
Dunia Islam