Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cuaca Sumatra Hari Ini, Hujan Lebat Mengancam Sejumlah Provinsi

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Widi Kusnadi - Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:05 WIB

16 Views ㅤ

Jakarta, MINA – Sejumlah wilayah di Pulau Sumatra berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sangat lebat, Kamis (29/10).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi hujan lebat, angin kencang, banjir, dan tanah longsor, terutama di wilayah Sumatra bagian utara.

Pada Kamis (29/10), prakiraan cuaca untuk sejumlah kota di Sumatra menunjukkan kondisi yang beragam. Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara itu, Padang, Jambi, Tanjung Pinang, dan Bengkulu berpotensi mengalami hujan petir. Prakiraan tersebut merupakan gambaran tingkat kota dan tidak mewakili seluruh wilayah provinsi.

BMKG juga mengingatkan bahwa Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung perlu memperhatikan potensi cuaca ekstrem sesuai wilayah dan waktu berlakunya peringatan dini.

Baca Juga: Tiga Kabupaten Aceh Hadapi Ancaman Hujan Tinggi hingga 10 November

Dalam pembaruan pada 28 Oktober, sejumlah provinsi di Sumatra masuk kategori Siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk periode 28–30 Oktober 2026.

Dinamika atmosfer, termasuk aktivitas gelombang atmosfer dan sirkulasi siklonik di sekitar perairan utara Aceh, turut mendukung pembentukan awan hujan di Sumatra bagian utara.

BMKG menjelaskan bahwa Siklon Tropis ARNAB yang terbentuk di Teluk Benggala tidak berdampak langsung terhadap cuaca Indonesia. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap hujan lebat dan angin kencang.

Selain ancaman hujan, masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut perlu memantau informasi gelombang serta potensi banjir rob.

Baca Juga: Banjir Aceh Meluas, Belasan Desa Terendam dan Warga Mengungsi

BMKG juga mengingatkan pengguna transportasi udara agar memperhatikan perkembangan awan kumulonimbus yang berpotensi mengganggu penerbangan di sejumlah jalur sekitar Sumatra.

Secara umum, cuaca Sumatra pada Kamis berpotensi mengalami hujan dengan intensitas berbeda-beda, dengan perhatian khusus pada wilayah utara dan daerah yang telah menerima peringatan dini. Masyarakat yang tinggal di sekitar sungai, lereng perbukitan, serta kawasan rawan banjir dan longsor diimbau memantau perubahan cuaca dan mengikuti arahan petugas.

Berdasarkan informasi BMKG yang dirilis Selasa (27/10), hujan dengan intensitas sedang hingga ekstrem sebelumnya tercatat mengguyur sejumlah wilayah di Aceh dan Sumatra Utara.

Curah hujan harian tertinggi mencapai 187 milimeter di Pos Hujan Kluet Tengah, Kabupaten Aceh Selatan, dan 103 milimeter di Pos Hujan Lobu Rampah, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Ahad (25/10).

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Naik Tipis, Senin 2 November 2026

Sebelumnya, BNPB melaporkan banjir di Kota Subulussalam, Aceh, yang berdampak pada 2.345 warga. Di Sumatra Utara, banjir juga dilaporkan berdampak pada 2.600 warga di Labuhanbatu, 2.025 warga di Asahan, dan 730 warga di Deli Serdang. Informasi tersebut disampaikan dalam pemaparan BNPB, Rabu (28/10).

Berdasarkan laporan perkembangan penanganan bencana yang dipublikasikan pada 28 Oktober, banjir sebelumnya melanda Desa Sei Silau Tua dan Desa Bangun Sari di Kabupaten Asahan pada Selasa (27/10).

Luapan Sungai Silau Tua menyebabkan sekitar 405 kepala keluarga terdampak, dengan ketinggian air berkisar 30–80 sentimeter di sejumlah lokasi.

Pada hari yang sama, banjir juga terjadi di Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, dan Desa Lama, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Sebanyak 146 kepala keluarga atau 573 jiwa dilaporkan terdampak. Laporan tersebut menyebut banjir di Deli Serdang berangsur surut, sedangkan kondisi banjir di Asahan masih memerlukan pemantauan.

Baca Juga: Hujan Berpotensi Meluas di Sumatra, Warga Diminta Waspada

Di Kabupaten Dairi, Sumatra Utara, banjir juga dilaporkan terjadi pada 23 Oktober di Kecamatan Silima Pungga-Pungga.

Hujan lebat yang berlangsung dalam beberapa hari terakhir meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra bagian utara, termasuk longsor di daerah perbukitan dan genangan di dataran rendah.

Masyarakat diimbau tidak mengabaikan peringatan dini, terutama saat hujan berlangsung lama atau debit sungai meningkat. Warga yang tinggal di sekitar lereng rawan longsor perlu meningkatkan kewaspadaan, sedangkan masyarakat di daerah aliran sungai diminta menghindari arus banjir dan segera mengikuti arahan evakuasi apabila diperlukan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Senin 2 November 2026

Rekomendasi untuk Anda