Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi Bersih di Masjid Jami’ Pante Baro Bireuen Pascabanjir

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:49 WIB

Sabtu, 27 Desember 2025 - 22:49 WIB

5 Views ㅤ

Kemenag bersama warga membersihkan Masjid Jami’ Pante Baro Bireuen pascabanjir, Sabtu (27/12/2025). (Foto: Kemenag)

Bireuen, MINA – Tim gabungan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Aceh bersama Kementerian Agama Kabupaten Bireuen melakukan pembersihan lumpur dan sampah di Masjid Jami’ Pante Baro, Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, Sabtu (27/12). Masjid tersebut menjadi salah satu sarana ibadah yang terdampak banjir akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh.

Kegiatan bersih-bersih ini melibatkan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Kemenag yang secara gotong royong membersihkan lumpur, sampah, serta material lain yang terbawa arus banjir ke dalam dan sekitar area masjid. Upaya ini dilakukan sebagai langkah awal pemulihan agar masjid dapat segera kembali digunakan oleh masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bireuen, Zulkifli mengatakan, pemulihan rumah ibadah menjadi prioritas penting pascabencana. Menurutnya, masjid memiliki peran sentral dalam kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk segera memulihkan kondisi rumah ibadah agar jamaah dapat kembali beribadah dengan nyaman,” ujar Zulkifli.

Baca Juga: Semeru Erupsi Dua Kali Hari Ini, Warga Diminta Jauhi Aliran Besuk Kobokan

Ia menjelaskan, banjir dan tanah longsor yang terjadi beberapa waktu lalu disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Bireuen. Kondisi tersebut menyebabkan sungai meluap dan menggenangi permukiman warga serta fasilitas umum, termasuk masjid di kawasan Peusangan Siblah Krueng.

Pembersihan Masjid Jami’ Pante Baro merupakan bagian dari rangkaian upaya pemulihan pascabencana yang dilakukan secara kolaboratif. Selain tim dari Kanwil Kemenag Aceh dan Kemenag Bireuen, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat dan relawan yang turut membantu proses pembersihan.

Dengan selesainya kegiatan bersih-bersih, Masjid Jami’ Pante Baro diharapkan dapat segera difungsikan kembali untuk pelaksanaan ibadah harian, kegiatan keagamaan, serta aktivitas sosial kemasyarakatan. Pihak Kemenag juga akan melakukan evaluasi lanjutan untuk menilai tingkat kerusakan bangunan dan menentukan langkah perbaikan selanjutnya.

Masyarakat setempat menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Kementerian Agama dalam merespons dampak bencana terhadap fasilitas keagamaan. Upaya pembersihan masjid ini dinilai sebagai wujud kepedulian, solidaritas, dan semangat kebersamaan dalam menghadapi musibah. []

Baca Juga: Presiden Prabowo Copot Listyo Sigit dari Kepala Staf Kepresidenan Usai Ditetapkan Tersangka Penyadapan

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Info MINA
Info MINA
Info MINA