Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anwar Ibrahim Pastikan Kapal Tanker Malaysia Aman Melintasi Selat Hormuz

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 27 Maret 2026 - 08:13 WIB

Jumat, 27 Maret 2026 - 08:13 WIB

10 Views ㅤ

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim (Foto: X)

Kuala Lumpur, MINA – Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim memberikan jaminan bahwa kapal-kapal tanker milik negaranya tetap diizinkan untuk melintasi Selat Hormuz di tengah meningkatnya tensi militer antara Iran dan pihak Barat.

Kepastian ini muncul setelah adanya koordinasi diplomatik intensif yang memastikan jalur perdagangan energi Malaysia tidak terdampak oleh ancaman penutupan jalur maritim paling strategis di dunia tersebut. Bernama melaporkan, Jumat (27/3).

Langkah Kuala Lumpur ini menunjukkan posisi diplomatik Malaysia yang stabil dan mampu menjalin komunikasi baik dengan pihak-perintah di Teheran.

Anwar menegaskan bahwa berdasarkan informasi dan jaminan yang diterima, aktivitas pelayaran komersial Malaysia, terutama yang mengangkut komoditas energi, masih berjalan normal tanpa hambatan berarti di wilayah perairan Teluk yang kini tengah menjadi pusat perhatian global.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Kepastian ini menjadi angin segar bagi stabilitas ekonomi domestik Malaysia di tengah kekhawatiran dunia akan lonjakan harga minyak mentah akibat konflik bersenjata.

Sebagai salah satu negara pengekspor minyak dan gas di Asia Tenggara, keamanan jalur distribusi di Selat Hormuz merupakan prioritas vital bagi Malaysia guna menjaga kelancaran rantai pasok energi ke pasar internasional maupun kebutuhan dalam negeri.

Situasi di Selat Hormuz sendiri kian memanas setelah Iran memberikan peringatan keras mengenai kendali mereka atas arus lalu lintas kapal tanker sebagai bentuk respons terhadap tekanan militer asing.

Namun, kebijakan Iran yang tetap membuka jalur bagi kapal-kapal dari negara sahabat seperti Malaysia menunjukkan adanya pemilahan target diplomasi yang dilakukan oleh Teheran dalam menghadapi konfrontasi global.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Selain aspek ekonomi, keberhasilan Malaysia dalam mengamankan jalur ini juga mencerminkan prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif. Dengan tetap mengedepankan dialog dan penghormatan terhadap kedaulatan wilayah di Timur Tengah, Malaysia berhasil memposisikan diri sebagai mitra yang dihormati sehingga mendapatkan jaminan keamanan di tengah zona yang sangat volatil.

Kendati demikian, pemerintah Malaysia tetap menginstruksikan otoritas maritim dan perusahaan perkapalan nasional untuk tetap waspada dan terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan tersebut secara real-time. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Rekomendasi untuk Anda