Teheran, MINA — Gelombang pembatalan penerbangan melanda Iran setelah Amerika Serikat memperketat sanksi terhadap sektor penerbangan negara itu.
Maskapai-maskapai Iran terpaksa membatalkan sejumlah penerbangan internasional. Sementara beberapa negara tetangga menangguhkan rute yang dioperasikan maskapai Iran sebagai bentuk kepatuhan terhadap sanksi AS. Saudi Gazette melaporkan, Kamis (24/9).
Uni Emirat Arab (UEA) telah menangguhkan penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai Iran.
Georgia dan Azerbaijan juga menangguhkan penerbangan, sementara rute ke Baghdad, Muscat, dan Doha turut terdampak.
Baca Juga: Trump Ancam Gunakan Veto Usai Demokrat Menang Pemilu Sela AS
Beberapa koneksi ke Turki dan China masih berlanjut, tetapi banyak penerbangan ke negara-negara tersebut juga dibatalkan.
Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengatakan langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Teheran.
Departemen Keuangan AS awal bulan ini mengumumkan sanksi terhadap maskapai penerbangan Iran yang tersisa serta perusahaan asing dan perantara yang dituduh membantu mereka beroperasi.
Langkah-langkah tersebut memperluas pembatasan lama terhadap Mahan Air untuk mencakup 27 maskapai penerbangan Iran, dan juga menangguhkan otorisasi yang memungkinkan sejumlah hubungan penerbangan dengan Iran. AS menuduh Mahan Air memiliki hubungan dengan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC).
Baca Juga: Demokrat Unggul di Pemilu Sela AS, Keisha Bottoms hingga Deb Haaland Ukir Sejarah Baru
Iran: Sanksi Hanya Perkuat Perlawanan
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa sanksi hanya akan memperkuat perlawanan Iran terhadap tekanan AS.
“Sanksi tidak akan membuat kami menyerah. Mereka hanya akan memperkuat tekad kami,” ujarnya.
Iran juga memperingatkan negara-negara tetangga agar tidak mematuhi sanksi dan mengancam tindakan balasan. Peringatan ini muncul setelah AS mengancam bandara dan penyedia layanan penerbangan dengan sanksi sekunder jika mereka terus berbisnis dengan maskapai Iran.
Baca Juga: Yair Golan Kritik Netanyahu Usai Trump Umumkan Penghentian Bantuan AS untuk Israel
Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menyampaikan peringatan keras kepada negara-negara tetangga.
Sanksi ini menimbulkan kemungkinan gangguan lebih lanjut terhadap perjalanan udara di kawasan yang sudah terdampak hampir tujuh bulan perang AS terhadap Iran. Ribuan penumpang yang hendak bepergian ke atau dari Iran kini menghadapi ketidakpastian, dengan banyaknya penerbangan yang dibatalkan atau dialihkan.
Bagi warga Iran yang tinggal di luar negeri, pembatalan ini mempersulit mereka untuk mengunjungi keluarga. Bagi pelaku bisnis, konektivitas yang terputus menghambat perdagangan dan investasi. Dan bagi Iran sendiri, isolasi udara semakin memperparah tekanan ekonomi yang sudah parah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS akan Hentikan Bantuan untuk Israel Akhir Tahun Ini
















Mina Indonesia
Mina Arabic