Kabul, MINA – Kementerian Pertahanan Taliban mengatakan telah melakukan serangan drone terhadap posisi militer Pakistan sebagai balasan atas serangan udara baru-baru ini di Afghanistan.
Kementerian tersebut mengeklaim operasi tersebut menargetkan fasilitas militer di Distrik Kohat, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Khaama Press melaporkan.
Menurut Kementerian Pertahanan Taliban, serangan drone menghantam benteng militer dan pusat komando perang di Kohat. Kementerian tersebut merilis rekaman video pada Jumat (13/3) yang menurut mereka menunjukkan sebuah drone terbang menuju lokasi yang ditargetkan.
Dalam sebuah pernyataan, Taliban mengatakan, serangan tersebut menghancurkan fasilitas militer, pusat komando, depot, dan barak yang digunakan oleh pasukan Pakistan.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Kementerian tersebut mengklaim serangan itu menyebabkan banyak korban jiwa dan kerugian material, meskipun angka-angka tersebut belum diverifikasi secara independen.
Otoritas militer Pakistan belum berkomentar mengenai klaim Taliban terkait serangan drone yang dilaporkan di lokasi militer di Kohat.
Sebelumnya pada hari yang sama, pesawat Pakistan dilaporkan melakukan serangan udara di beberapa provinsi Afghanistan, termasuk Kabul, Kandahar, Paktia, dan Paktika, menurut pernyataan dari pejabat Taliban.
Misi Bantuan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Afghanistan mengatakan telah mendokumentasikan setidaknya empat korban tewas dan 14 luka-luka warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, setelah serangan udara Jumat dini hari di daerah Pul-e-Charkhi, Kabul.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Pertukaran serangan tersebut menggarisbawahi meningkatnya ketegangan antara Pakistan dan otoritas Taliban di Afghanistan, menimbulkan kekhawatiran tentang eskalasi lebih lanjut dan meningkatnya risiko bagi warga sipil di wilayah tersebut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic