Aceh Tamiang, MINA – Banjir akibat hujan lebat merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sejak Ahad (11/10).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan, sedikitnya 30 rumah di Desa Simpang Kiri, Kecamatan Tenggulun, terendam air dengan ketinggian sekitar 20 sentimeter.
Berdasarkan laporan sementara Pusdalops PB BPBD Aceh Tamiang, banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu (10/10) pukul 19.00 WIB. Air terus bertambah di sejumlah lokasi dan mulai memasuki rumah warga, sehingga dua kepala keluarga (KK) di Desa Simpang Kiri dilaporkan telah mengungsi.
Banjir juga mulai menggenangi permukiman di Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara. Kondisi tersebut dipicu putusnya tanggul sungai sepanjang sekitar 15 meter.
Baca Juga: Banjir Meluas di Sejumlah Wilayah Aceh, Ratusan Warga Mengungsi
Adapun di Desa Alur Selebu, Kecamatan Kejuruan Muda, ketinggian air dilaporkan masih bertahan dan belum ada warga yang mengungsi.
Sementara itu, di Desa Tenggulun, air masih menggenangi pekarangan rumah warga. Kondisi serupa dilaporkan di Desa Rongoh, Kecamatan Tamiang Hulu, dengan air yang belum memasuki rumah penduduk.
Petugas masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi peningkatan debit air dan dampak lanjutan.
Petugas BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta Satuan Tugas SAR terus melakukan observasi dan pendataan di lokasi terdampak.
Baca Juga: Musim Hujan, Banjir Mengancam 6 Kecamatan di Kabupaten Garut
Kerugian material masih dalam pendataan. Warga di wilayah rawan banjir diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan bertambahnya genangan apabila hujan kembali turun. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Puluhan Bibit Sawit Ditemukan di Kawasan Konservasi Jambi
















Mina Indonesia
Mina Arabic