Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BMKG: Sejumlah Wilayah Sumatra Berpotensi Hujan, Kemarau Makin Dominan

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:20 WIB

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:20 WIB

44 Views ㅤ

BMKG mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi hujan disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Selasa (23/6/2026). (Foto: MINA/Gunawan)

Jambi, MINA — Cuaca di sejumlah wilayah Sumatra, Selasa (11/8) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga hujan ringan. Namun, hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah, terutama bagian utara pulau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pada periode 11–14 Agustus 2026, peningkatan potensi hujan intensitas sedang perlu diwaspadai di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kondisi tersebut terjadi di tengah musim kemarau yang semakin meluas.

BMKG menjelaskan, hingga akhir Juli 2026, sekitar 73,8 persen wilayah Indonesia atau 516 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau. Sebagian besar wilayah juga mengalami curah hujan di bawah normal sehingga kondisi kering diperkirakan masih berlanjut pada awal Agustus.

Di Sumatra, aktivitas gelombang atmosfer masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan secara lokal. Gelombang Kelvin diprakirakan melintasi Sumatra bagian tengah hingga utara, termasuk sebagian Aceh dan Riau. Sementara itu, aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial diperkirakan berada di sekitar Sumatera Selatan dan Lampung.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Selasa 3 November 2026

Dengan kondisi tersebut, wilayah Sumatra lainnya seperti Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, dan Lampung secara umum masih menghadapi dominasi cuaca cerah berawan hingga hujan ringan, meski perubahan cuaca lokal tetap dapat terjadi.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak musim kemarau, terutama kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Masyarakat diminta menghemat penggunaan air serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan.

Di sisi lain, hujan ringan hingga sedang yang terjadi secara lokal masih dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang. Masyarakat diimbau menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang rapuh ketika cuaca buruk terjadi.

BMKG mengimbau masyarakat terus memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan dan wilayah yang rentan terhadap kekeringan maupun karhutla. []

Baca Juga: Cuaca Jakarta Hari Ini Berawan, Sejumlah Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: Cuaca Sumatra Hari Ini, Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang

Rekomendasi untuk Anda