Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cuaca Sumatra Akhir Pekan, Sejumlah Wilayah Didominasi Cerah Berawan

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Widi Kusnadi - Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:04 WIB

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:04 WIB

8 Views ㅤ

Jambi, MINA — Cuaca di sejumlah wilayah Sumatra, Sabtu (29/8) diprakirakan didominasi kondisi cerah, cerah berawan, hingga berawan. Namun, hujan ringan masih berpotensi terjadi di beberapa daerah, terutama wilayah Sumatra bagian utara hingga tengah.

Di Sumatra Utara, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan ringan. Kota Medan, misalnya, dalam prakiraan BMKG menunjukkan peluang hujan ringan, sementara daerah lainnya cenderung berawan.

Sementara Sumatra Barat juga masih berpeluang diguyur hujan ringan di sejumlah wilayah. Kondisi cuaca dapat berubah sepanjang hari sehingga masyarakat tetap disarankan memperhatikan perkembangan prakiraan cuaca sebelum beraktivitas.

Untuk Riau, kondisi relatif kering masih lebih dominan. Sejumlah daerah diprakirakan mengalami udara kabur hingga cerah, dengan suhu siang hari dapat mencapai sekitar 32–33 derajat Celsius. Kondisi ini perlu menjadi perhatian karena cuaca kering dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga: Jadwal Sepak Bola Hari Ini: Inggris vs Ceko, Pesta Gol Membayangi

Di Jambi, cuaca juga bervariasi. Kota Jambi diprakirakan cerah dengan suhu sekitar 26–34 derajat Celsius, sedangkan peluang hujan ringan masih terdapat di sejumlah wilayah seperti Muaro Jambi dan Tebo.

Adapun Sumatra Selatan cenderung mengalami cuaca cerah hingga udara kabur. Di Kota Palembang, suhu diprakirakan dapat mencapai 34 derajat Celsius sehingga masyarakat perlu mewaspadai kondisi panas dan kering pada siang hari.

BMKG menyatakan kondisi kering semakin meluas seiring berlangsungnya puncak musim kemarau. Meski demikian, hujan lokal masih dapat terjadi di sebagian wilayah Indonesia, termasuk beberapa daerah di Sumatra.

Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu tetap waspada terhadap perubahan cuaca secara tiba-tiba. Di wilayah yang masih mengalami kondisi kering, kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga perlu ditingkatkan dengan tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. []

Baca Juga: Gelombang Laut hingga 4 Meter Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan Indonesia 5-8 Oktober Mendatang

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Info MINA
Info MINA
Info MINA
Info MINA
Info MINA